Sampahku Berharga : Inggit Intensifkan Program Bank Sampah Pekalongan

PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Kota Pekalongan terus berupaya mencari solusi atas permasalahan sampah, terutama setelah penutupan TPA Degayu pada 20 Maret 2025 dan untuk sementara dibuka kembali hingga 8 April 2025, TP PKK Kota Pekalongan, di bawah kepemimpinan Inggit Soraya, semakin intensif menggencarkan program tabungan sampah sebagai bagian dari strategi pengelolaan limbah anorganik.

Inggit Soraya menekankan pentingnya peran bank sampah sebagai tempat pengumpulan dan daur ulang limbah anorganik. Melalui bank sampah, masyarakat tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperoleh nilai ekonomi dari sampah yang mereka tabung. “Sampah yang ditabung bisa menghasilkan uang. Ini adalah langkah konkret yang kami galakkan untuk mengubah mindset masyarakat,” ujar beliau.

Program tabungan sampah ini bertujuan untuk memperkenalkan pola pikir baru dalam pengelolaan sampah di tengah masyarakat. Dengan sistem ini, masyarakat diajak untuk memilah sampah sejak dari rumah, memisahkan antara sampah organik dan anorganik, serta memanfaatkan sampah organik untuk kompos.

Selain itu, TP PKK Kota Pekalongan juga bersinergi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan program dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Kampanye intensif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kebersihan lingkungan dan kesehatan warga.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah melalui TP PKK dapat menghasilkan solusi kreatif untuk permasalahan sampah yang kompleks. Dengan optimisme dan kerja keras, Kota Pekalongan berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. (**)

Berita Lainnya :

Loading RSS Feed
Penulis: ryoEditor: nabil
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!