Ribuan Buruh Tani Cengkeh di Pemalang Dapat BLT Bagi Hasil Cukai Tembakau

PUSKAPIK.COM, Pemalang  – Ribuan buruh tani cengkeh di Kabupaten Pemalang mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Provinsi Jawa Tengah. BLT ini diharapkan mampu menyokong kesejahteraan para buruh tani cengkeh.

Ada sebanyak 1100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) buruh tani cengkeh Kabupaten Pemalang yang menerima BLT. Tahap I penyaluran BLT diserahkan langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro di Pendopo Kecamatan Watukumpul, Selasa (25/03/2025).

BLT DBHCHT itu diserahkan secara bertahap selama tiga hari. Para penerima BLT itu antara lain buruh tani di Desa Watukumpul, Majakerta, Gapura, Majalangu, Jojogan, Tundagan, Bodas, Cawet, Pabelaran, Tambi, Tlagasana, Bongas, dan Medayu.

Bupati Anom mengatakan Dana Bagi Hasil (DBH) adalah bagian dari transfer ke daerah yang dialokasikan berdasarkan persentase atas pendapatan tertentu dalam anggaran pendapatan dan belanja negara dan kinerja tertentu, yang dibagikan kepada daerah penghasil.

“Dengan tujuan untuk mengurangi ketimpangan fiskal antara Pemerintah dan Daerah, serta kepada daerah lain non penghasil dalam eksternalitas rangka menanggulangi negatif dan atau meningkatkan pemerataan dalam satu wilayah,” ungkapnya.

Sedangkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) merupakan DBH pajak yang berasal dari penerimaan cukai hasil tembakau yang dibuat di dalam negeri.

DBHCHT digunakan untuk program peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan di bidang cukai, pemberantasan barang kena cukai ilegal atau kegiatan lainnya yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri.

Pemberian BLT ini termasuk dalam program pembinaan lingkungan sosial untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Jika sebelumnya, BLT diberikan kepada buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok, kini tahun 2025 butuh tani Cengkeh turut menerima BLT. “Hal ini menjadi kesempatan yang baik untuk para buruh tani cengkeh terutama yang ada di Kabupaten Pemalang,” tutur Anom.

Selain itu, kegiatan pemberian BLT tersebut juga ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat yang rentan terhadap dampak langsung dinamika harga pangan. Sebagai salah satu bagian dari kebijakan Pemerintah terkait perlindungan sosial, BLT menjadi peranti Pemerintah dalam mengendalikan laju inflasi.

Dalam kesempatan itu Anom memaparkan bahwa Kecamatan Watukumpul memiliki kekayaan alam yang melimpah, terutama di sektor perkebunan. Salah satunya adalah potensi dari pengolahan daun cengkeh yang memiliki nilai jual tinggi di pasar lokal maupun nasional.

“Diharapkan bantuan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mengurangi beban Buruh Cengkeh dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari – hari,”

Diharapkan BLT DBHCHT ini dapat meningkatkan motivasi Buruh Cengkeh untuk tetap beraktifitas pada sektor Perkebunan cengkeh dan para petani dapat terus menjaga kualitasnya. (**)

Berita Lainnya :

Loading RSS Feed
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!