Sabtu, 13 Des 2025
light_mode

Perhutani Sebut Petak 24 yang Digarap Warga Berstatus Hutan Lindung

  • calendar_month Sel, 2 Des 2025

BREBES, puskapik.com – Perhutani menyebut bahwa Petak 24 di wilayah RPH Kretek BKPH Paguyangan yang saat ini digarap warga merupakan kawasan hutan lindung.

Keterangan tersebut disampaikan Asper/Kepala BKPH Paguyangan, Sasmito, saat ditanya mengenai status lahan itu setelah mediasi bersama warga Sijampang di Kantor Kecamatan Paguyangan, Senin, 1 Desember 2025.

Sasmito mengatakan, pihaknya sudah berulang kali memasang patok larangan penggarapan lahan di Petak 24. Namun aktivitas penggarapan tetap berlangsung hingga saat ini.

Menurut Sasmito, ada sejumlah kendala yang membuat pengawasan Perhutani tidak berjalan maksimal.

Salah satunya adalah luasnya wilayah kerja dibandingkan jumlah personel yang tersedia.“Pangkuan kita puluhan ribu hektare, tenaga kami terbatas. Tidak bisa fokus di situ saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat petugas melakukan patroli, para penggarap sering tidak berada di lokasi. Begitu pula ketika Perhutani mencoba mengumpulkan mereka untuk diberikan penjelasan, banyak yang tidak hadir.

Usai mediasi, Sasmito menyebut akan menutup dan memasang patok larangan penggarapan lahan di petak 24. Pihaknya juga akan mengumpulkan para penggarap.

“Hasilnya akan kami laporkan ke pimpinan serta Forkompimca Paguyangan untuk penanganan lanjutan,” kata Sasmito.

Mediasi tersebut dilakukan setelah masyarakat Dukuh Sijampang menyampaikan tuntutan keras melalui surat resmi, agar seluruh aktivitas penggarapan lahan (penebangan, pembukaan lahan, hingga alih fungsi) di Petak 24 dihentikan.

Mereka menilai penggarapan di kawasan hutan lindung berpotensi memicu bencana banjir dan tanah longsor sebagaimana disebutkan dalam surat aksi “Sijampang 212”. Selain Forkompimca Paguyangan, hadir pula anggota DPRD Brebes Ahmad Zamroni dan Feri Anggrianto dalam mediasi tersebut.

Bagikan Ke Teman
  • Penulis: Bowo
  • Editor: Nia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemekaran Kota Tegal, Dukuh Kesambi dan Depok Dinilai Layak Jadi Nama Kelurahan Baru di Margadana

    Pemekaran Kota Tegal, Dukuh Kesambi dan Depok Dinilai Layak Jadi Nama Kelurahan Baru di Margadana

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    TEGAL, puskapik.com – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tegal mendukung wacana pemekaran kelurahan dengan penambahan delapan kelurahan baru. Kebijakan ini dinilai dapat mempercepat pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah yang padat penduduk. Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tegal, Sutari mengatakan, pemekaran kelurahan perlu dilakukan agar fungsi pelayanan hingga tingkat RT dan RW dapat berjalan […]

    Bagikan Ke Teman
  • Guru Asal Tegal Ditemukan Tewas di Bekas TPK Songgom, Diduga Korban Pembunuhan

    Guru Asal Tegal Ditemukan Tewas di Bekas TPK Songgom, Diduga Korban Pembunuhan

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    BREBES, puskapik.com – Warga gempar oleh penemuan sesosok mayat pria di bekas Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Perhutani KPH Balapulang, di Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Mayat pria ini di duga menjadi korban pembunuhan, karena di temukan luka memar di bagian kepala. Korban diketahui bernama Kusyanto bin Tasim (46), warga Kecamatan Tegal Selatan, […]

    Bagikan Ke Teman
  • KPU Ajak Wartawan Pemalang Kawal Pemilu 2024

    KPU Ajak Wartawan Pemalang Kawal Pemilu 2024

    • calendar_month Jum, 1 Des 2023
    • 4Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pemalang mengajak wartawan dan pegiat media sosial untuk ikut mengawal berbagai kegiatan selama tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Itu disampaikan Ketua KPU Pemalang, Agus Setiyanto dalam acara Media Gathering Pelaksanaan Pemilu 2024 di salah satu hotel di Kabupaten Pemalang, Kamis 30 November 2023. “Saya harap nanti teman-teman […]

    Bagikan Ke Teman
  • Santri Mudik atau Tidak, Kemenag Pemalang: Terserah Kebijakan Ponpes

    Santri Mudik atau Tidak, Kemenag Pemalang: Terserah Kebijakan Ponpes

    • calendar_month Jum, 30 Apr 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang- Kebijakan untuk membolehkan atau melarang mudik bagi santri pondok pesantren di Kabupaten Pemalang dikembalikan pihak pondok masing-masing. Ini disampaikan Kasi Pondok Pesantren Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pemalang, Amiroh, Jumat 30 April 2021. Menurutnya soal mudik di kalangan santri, Kemenag sampai saat ini hanya melakukan pendataan saja belum ada keputusan resmi larangan mudik ke […]

    Bagikan Ke Teman
  • Bupati Anom Sebut Program Santuan Kematian Rp 3 Juta Masih Perlu Perhitungan

    Bupati Anom Sebut Program Santuan Kematian Rp 3 Juta Masih Perlu Perhitungan

    • calendar_month Rab, 5 Mar 2025
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, akui masih perlu memperhitungkan kondisi keuangan pemerintah untuk menepati janji politiknya soal santunan Rp 3 juta bagi setiap warganya yang meninggal. Itu disampaikan dirinya usai serah terima jabatan Bupati Pemalang sekaligus rapat paripurna DPRD pidato sambutan bupati periode 2025 – 2030 yang digelar di Pendopo Kantor Bupati Pemalang, […]

    Bagikan Ke Teman
  • Rumah Masih Tergenang, 4.000 Korban Banjir Demak Bertahan di Pengungsian

    Rumah Masih Tergenang, 4.000 Korban Banjir Demak Bertahan di Pengungsian

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2020
    • 0Komentar

    DEMAK (PUSKAPIK) – Korban banjir di Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak hingga saat ini masih cukup banyak yang memilih bertahan di lokasi pengungsian yang tersebar di kantor kecamatan, sekolah, dan masjid. Rumah mereka masih tergenang air sehingga belum bisa ditempati. Camat Guntur Ali Mahbub mengatakan ada sekitar 4.000 warga yang masih mengungsi. “Masih ada yang mengungsi,” […]

    Bagikan Ke Teman
expand_less