Genangan di Kaligangsa-Krandon Mulai Surut, Puluhan Warga Masih Bertahan di Pengungsian
- calendar_month 1 jam yang lalu


TEGAL, puskapik.com – Genangan air yang merendam permukiman warga di Kelurahan Kaligangsa dan Kelurahan Krandon, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, mulai berangsur surut pada Kamis siang, 1 Januari 2026.
Meski demikian, sebagian warga terdampak masih bertahan di tenda-tenda pengungsian dan belum dapat kembali ke rumah masing-masing.
Kondisi tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, saat meninjau lokasi terdampak sekaligus membagikan nasi bungkus, roti dan obat-obatan kepada warga, baik yang berada di pengungsian maupun yang memilih bertahan di rumah.
Didampingi Kepala Pelaksana BPBD, Camat Margadana serta Lurah Krandon, perempuan yang akrab disapa Mba Iin itu memastikan kondisi kesehatan warga pengungsi relatif baik.
Saat ini, sekitar 80 orang masih tercatat berada di tenda pengungsian.
“Alhamdulillah, warga yang mengungsi dalam kondisi sehat. Kalau pun ada yang mengeluh sakit ringan seperti masuk angin, sudah tertangani oleh petugas kesehatan,” ujar Mba Iin.
Terkait ketersediaan logistik, Mba Iin menyebut kebutuhan dasar warga masih tercukupi.
Bantuan permakanan telah disalurkan sejak hari pertama, mulai dari makan malam hingga sarapan, termasuk ketersediaan obat-obatan yang dinilai cukup lengkap.
“Logistik masih aman dan tercukupi. Mulai dari permakanan sampai obat-obatan,” jelas Mba Iin.
Mba Iin berharap warga terdampak banjir yang terjadi sejak akhir 2025 tetap menjaga semangat dan kesehatan, terutama di tengah masa pemulihan pascagenangan.
Pada kesempatan itu, Mba Iin juga menyampaikan apresiasi kepada BPBD, para relawan, pemerintah kelurahan dan kecamatan yang dinilai sigap dalam penanganan bencana musiman tersebut.
- Penulis: Muchammad
- Editor: Nia





















