Awali 2026, Perhutani Patroli di Wana Wisata Tuk Sirah Brebes
- calendar_month 3 jam yang lalu


Menurut Sugiyono, kegiatan ini sangat krusial dalam upaya meningkatkan kewaspadaan pengunjung terhadap berbagai potensi bencana alam yang mungkin terjadi di kawasan hutan.
Bencana alam itu meliputi risiko pohon tumbang karena faktor cuaca atau kondisi pohon itu sendiri, serta ancaman kebakaran hutan.
Kebakaran hutan seringkali dipicu oleh kelalaian manusia, seperti penggunaan api unggun yang tidak terkontrol atau pembuangan puntung rokok sembarangan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalkan dan mengantisipasi berbagai potensi permasalahan, khususnya pelanggaran hukum berupa gangguan keamanan hutan (Gukamhut), bencana alam, serta memastikan keamanan di kawasan wisata,”kata Sugiyono.
Dengan demikian, lanjut dia, kelestarian hutan dapat tetap terjaga dan pengunjung merasa aman dan nyaman.***
- Penulis: Redaksi
- Editor: dwa





















