Afif Rahman Terpilih Jadi Ketua Pexi Batang, Siap Tambah Medali Emas di Porprov Jateng 2026

Afif Rahman terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pexi Kabupaten Batang, menggantikan ketua sebelumnya, Ali Sadikin dalam Muscab.
BATANG, puskapik.com - Persatuan Xiangqi Indonesia atau Pexi Kabupaten Batang menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) di Aula DPRD, Sabtu 23 Mei 2026 malam.
Dalam acara tersebut, Afif Rahman terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pexi Kabupaten Batang, menggantikan ketua sebelumnya, Ali Sadikin.
Xiangqi merupakan olahraga yang dikenal dengan sebutan catur gajah atau catur Tiongkok.
Baca Juga: Tim Panahan Pemalang Berhasil Meraih Satu Medali Emas dan Tiga Perunggu
Waketum KONI Batang Bidang Organisasi Hukum dan Perencanaan, Roman Assahab mengapresiasi terhadap kepengurusan sebelumnya.
Sebab, saat Pexi Batang dipimpin Ali Sadikin, olahraga asah otak itu berkembang masif hingga merambah ke 12 kecamatan melalui kehadiran 12 klub resmi.
“Pexi Batang di era kepemimpinan Pak Ali Sadikin, itu berjalan sangat bagus, mampu mengorbitkan atlet-atlet muda dari usia dini (SD) Tidak hanya atlet yunior sampai yang senior usia 60–67 tahun,” katanya seusai membuka Muskab di Gedung DPRD.
Disebutkan, prestasi tingkat junior pun terbilang mentereng, karena anak-anak usia sekolah dasar sudah mampu berbicara banyak di level provinsi hingga nasional.
"Modal kuat itulah yang akan dibawa Batang menuju arena Porprov Semarang Raya 2026 pada 24–30 Oktober mendatang,"katanya.
Mengacu pada raihan babak kualifikasi tahun 2025 yang meraih 1 emas, 3 perak, dan 1 perunggu, target besar pun dicanangkan.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, Pemkab Brebes Salurkan Bansos Wardoyo untuk 2.060 Warga di Brebes Selatan
“Target ke depan hasil musyawarah kemarin, dari 7 emas yang ada di Porprov, Pexi Kabupaten Batang menargetkan minimal 4 emas, syukur bisa 6 emas. Semuanya terukur mengintervensi yang perak 3 ini bisa menjadi emas,” jelasnya.
Pexi Batang berhasil mendapat tiket khusus untuk langsung bertanding di Porprov 2026 tanpa harus melewati fase eksibisi di tingkat provinsi terlebih dahulu.
Ketua Pexi Batang Afif Rahman menuturkan Xiangqi adalah olahraga yang sangat merakyat dan tidak menuntut fasilitas yang muluk-muluk.
“Pola pembinaan jelas dari sekolah, kemudian dari kampung-kampung, karena Pexi itu sebetulnya di mana pun dia bisa dimainkan. Tidak membutuhkan venue yang mewah. Karena belajar Pexi di kamar bisa, di pos kamling bisa, apalagi di sekolah-sekolah,” tegasnya
Ke depan, ia mengharapkan, olahraga ini bisa melembaga secara struktural di sekolah-sekolah melalui program khusus.
“Harapan ke depannya nanti paling tidak ada kurikulum kearifan lokal atau kurikulum tambahan di sekolah,” tuturnya.
Ketua Umum Pexi Provinsi Jateng Bambang Wuragil kagum posisi Batang yang sangat krusial bagi peta kekuatan Xiangqi di Jateng.
“Dari 22 kabupaten/kota yang ada di Jateng, Batang merupakan barometer dari keberadaan Pexi. Batang sebagai kabupaten yang paling awal terbentuk di Jawa Tengah,” ungkapnya.
Bambang Wuragil menaruh keyakinan penuh di pundak Afif Rahman Pexsi semakin berkembang.
Diharapkan kepengurusan baru ini tidak hanya puas pada level domestik tapi juga regional, nasional, bahkan internasional.
“Tidak hanya memunculkan atlet-atlet yang juara nasional, saya berharap dari Batang muncul atlet Pexi sukses di level Asia, ASEAN, maupun sampai internasional,” tuturnya.***



