Dampak Rotasi, Dua Jabatan Direktur RSUD di Brebes Kosong dan Diisi Plt

Selasa, 14 April 2026 | 12.32
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma saat melantik pejabat eselon III dan kepala unit di jajarannya yang berdampak pada kekosongan jabatan dua direktur rumah sakit daerah, dan diisi Plt.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma saat melantik pejabat eselon III dan kepala unit di jajarannya yang berdampak pada kekosongan jabatan dua direktur rumah sakit daerah, dan diisi Plt.

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma melantik pejabat, rotasi picu dua jabatan direktur RSUD kosong dan kini diisi Plt.

BREBES, puskapik.com - Rotasi terhadap puluhan pejabat eselon III dan kepala unit di jajaran Pemkab Brebes, yang dilaksanakan Bupati Brebes, ternyata berdampak pada kekosongan jabatan direktur di dua RSUD milik Pemkab Brebes.

Yakni, Direktur RSUD Bumiayu dan Direktur RSUD Ir Soekarno Ketanggungan.

Namun kekosongan dua jabatan direktur RSUD tersebut langsung direspon cepat Pemkab Brebes dengan diisi Pejabat Pelaksana Tugas (Plt).

Jabatan Plt Direktur RSUD Bumiayu saat ini diiisi oleh dr Hero Irawan yang juga menjabat Kepala Puskesmas Tanjung.

Sedangkan Plt Direktur RSUD Ir Soekarno Ketanggungan dijabat oleh dr Tambah Raharjo yang pernah menjabat Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes.

Baca Juga: Jamaah Haji Termuda di Kabupaten Tegal, Sempat Sedih Karena Gantikan Ayahhnya

"Dari pelatikan pejabat kemarin (Senin,13/4/2026-red), memang ada dua jabatan direktur RSUD yang kosong. Namun sekarang sudah diisi oleh Plt. Yakni, dr Hero sebagai Plt Direktur RSUD Bumiayu dan dr Tambah sebagai Plt Direktur RSUD Ketanggungan," ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Brebes Moh Syamsul Haris, Selasa (14/4/2026).

Dia menjelaskan, pengisian Plt untuk dua direktur rumah sakit milik Pemkab Brebes itu dilakukan karena ada perubahan sistem pada proses pengisian jabatan direktur secara definitif.

Untuk perekrutan pejabat di daerah Badan Kepegawaian Nasional (BKN) menerapkan model Manajemen Talenta.

"Adanya perubahan sistem ini, sementara kami isi Plt. Untuk pengisian jabatan definitif nantinya kami mengacu pada sistem Manajemen Talenta ini," jelasnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait