Hari Santri di MAN 2 Brebes, Siswa Ikuti Tasmi’ hingga Setoran Hafalan

MAN 2 Brebes memperingati Hari Santri 2026 dengan upacara, Tasmi’ Al-Qur’an, istighotsah, khotmil Qur’an, dan setoran hafalan Juz Amma untuk memperkuat karakter siswa.
BREBES, puskapik.com – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di MAN 2 Brebes, Jawa Tengah, tidak hanya diisi dengan upacara. Sejumlah kegiatan keagamaan digelar untuk menguatkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an sekaligus menanamkan semangat belajar dan cinta tanah air.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung Kamis (22/10/2026) itu meliputi upacara, Tasmi’ Al-Qur’an, istighotsah, khotmil Qur’an, dan setoran hafalan Juz Amma.
Dalam upacara peringatan Hari Santri, Kepala MAN 2 Brebes, Slamet Riyadi, membacakan sambutan Menteri Agama dalam rangka Hari Santri Nasional 2026.
Baca Juga: Ribuan Santri Padati Lapangan Pemkab Tegal, Bupati Ischak Ajak Jaga Tradisi dan Kuasai Teknologi
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai aktivitas keagamaan yang melibatkan siswa dari kelas X hingga XII. Salah satu kegiatan yang menghadirkan keterlibatan orang tua adalah Tasmi’ Al-Qur’an.
Siswa program tahfidz memperdengarkan hafalannya di aula madrasah, disaksikan langsung oleh orang tua mereka. Kehadiran orang tua memberi kesempatan bagi mereka untuk menyaksikan proses belajar anak-anaknya, terutama dalam menjaga dan menambah hafalan Al-Qur’an.
Baca Juga: Pasar Pangan Murah di Bojong Pekalongan, Cabai Merah Paling Banyak Diburu
Momen tersebut juga memperlihatkan dukungan keluarga terhadap pendidikan keagamaan yang dijalani siswa di madrasah.
Materi Tasmi’ meliputi Juz 1 hingga Juz 5 dan Juz 30, serta sejumlah surat pilihan, yakni Yasin, Al-Waqi’ah, dan Al-Mulk.
Menurut Slamet Riyadi, Hari Santri perlu dimaknai lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Peringatan tersebut menjadi kesempatan untuk mendekatkan siswa dengan Al-Qur’an dan meneladani nilai-nilai yang dijunjung para santri.
"Hari Santri bukan hanya seremonial. Lewat kegiatan ini kami ingin murid semakin dekat dengan Al-Qur'an dan meneladani semangat para santri dalam menuntut ilmu serta mencintai tanah air," kata Slamet.
Selain Tasmi’, madrasah menggelar istighotsah yang diikuti siswa kelas XII bersama wali kelas dan guru. Sementara itu, siswa kelas X dan XI mengikuti khotmil Qur’an di ruang kelas masing-masing dengan pendampingan wali kelas.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan setoran hafalan Juz Amma yang melibatkan siswa kelas X, XI, dan XII.
Menurut Slamet, keterlibatan guru dan orang tua menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan karakter siswa. Ia berharap kegiatan tersebut membawa manfaat bagi madrasah sekaligus mendorong siswa terus belajar dan berprestasi.
"Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi madrasah dan menjadi motivasi bagi murid untuk terus belajar dan berprestasi," ujarnya.
Artikel Terkait

Polres Tegal Amankan Remaja Pelaku Pencabulan Anak di Dukuhwaru, Terpancing Konten Medsos

Kemiskinan Kendal Menurun, 3.450 Warga Keluar dari Kelompok Penduduk Miskin

Dana Atlet KONI Kendal Rp798 Juta Diduga Dikorupsi, Wakil Bendahara II Ditahan
