Hasil Kualifikasi Jadi Evaluasi, KONI Brebes Tekankan Pembinaan Taekwondo

Minggu, 11 Oktober 2026 | 17.05 WIB
Sebanyak 151 atlet taekwondo mengikuti Kejuaraan Taekwondo Se-Kabupaten Brebes 2026 di MAN 2 Brebes, Desa Laren, Kecamatan Bumiayu.
Sebanyak 151 atlet taekwondo mengikuti Kejuaraan Taekwondo Se-Kabupaten Brebes 2026 di MAN 2 Brebes, Desa Laren, Kecamatan Bumiayu.

KONI Brebes menekankan evaluasi dan pemerataan pembinaan taekwondo setelah hasil kualifikasi belum memuaskan. Kejuaraan 2026 diikuti 151 atlet dari berbagai perguruan.

BREBES, puskapik.com – Pembinaan atlet taekwondo di Kabupaten Brebes perlu dievaluasi agar mampu melahirkan atlet berprestasi hingga tingkat provinsi dan nasional.

Hasil babak kualifikasi sebelumnya menjadi salah satu bahan perbaikan, mulai dari kualitas latihan hingga seleksi atlet.

Pesan itu disampaikan Ketua Umum KONI Kabupaten Brebes, Abdul Aris Assaad atau Aris Hada, saat membuka Kejuaraan Taekwondo Se-Kabupaten Brebes 2026 di MAN 2 Brebes, Desa Laren, Kecamatan Bumiayu, Minggu, 11 Oktober 2026.

Kejuaraan tersebut diikuti 151 atlet dari berbagai perguruan. Mereka bertanding dalam kategori Pemula, Prestasi, Pra-Cadet, Cadet, dan Junior.

Aris mengatakan, pembinaan tidak cukup dilakukan sebatas latihan rutin. Program harus terarah dan berkelanjutan, disertai evaluasi untuk mengetahui kekurangan atlet dalam menghadapi persaingan.

Baca Juga: Plt Bupati Janjikan Bonus Minimal Rp 50 juta Peraih Medali Emas

Menurut dia, hasil yang belum memuaskan pada babak kualifikasi sebelumnya perlu menjadi bahan pembenahan. Kesiapan bertanding dan kualitas latihan harus ditingkatkan agar atlet Brebes mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Seleksi atlet juga perlu dilakukan berdasarkan kemampuan dan prestasi. Dengan begitu, atlet yang dikirim ke kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional benar-benar dipersiapkan untuk bersaing.

“KONI Kabupaten Brebes akan terus mendukung program Taekwondo Indonesia Kabupaten Brebes,” kata Aris.

Dia berharap, di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Brebes, Dedi Anjar Priyanto, pembinaan semakin berkembang dan menjangkau lebih banyak atlet potensial.

Pemerataan pembinaan di wilayah Brebes selatan, tengah, dan utara juga perlu mendapat perhatian. Langkah tersebut diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan melalui olahraga taekwondo.

Sementara itu, Dedi Anjar Priyanto, mengatakan, kejuaraan antarp perguruan menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.

Kompetisi juga menjadi bagian dari proses pembentukan mental dan kedisiplinan atlet. Melalui kejuaraan yang berkelanjutan, pihaknya berharap muncul atlet-atlet potensial yang siap bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.***

Artikel Terkait