Harga Burung Murai Tak Lagi Gacor, Tapi Tetap Jadi Idola
Selasa, 23 September 2025 | 22.00

SLAWI, puskapik.com - Jika beberapa tahun lalu harga burung murai sempat melambung tinggi, kini kondisinya berbalik. Harga burung murai di pasaran mengalami penurunan seiring semakin banyaknya peterna...
SLAWI, puskapik.com - Jika beberapa tahun lalu harga burung murai sempat melambung tinggi, kini kondisinya berbalik.
Harga burung murai di pasaran mengalami penurunan seiring semakin banyaknya peternak yang berhasil mengembangbiakkan burung kicau favorit ini.
Di pasaran lokal, murai anakan yang dulu bisa dijual di kisaran Rp1 juta hingga Rp2 juta, sekarang turun menjadi Rp350 ribu hingga Rp500 ribu. Sementara untuk murai dewasa dengan kualitas standar dijual mulai Rp2 juta, padahal sebelumnya bisa mencapai lebih dari Rp5 juta.
Pecinta burung murai di Slawi, Oky Lukmansyah mengatakan, turunnya harga memang dipengaruhi banyaknya penangkar baru. “Sekarang hampir di setiap daerah ada penangkar murai. Pasokan banyak, otomatis harga ikut turun. Tapi permintaan tetap ada, hanya saja pembeli lebih selektif memilih kualitas burung,” ujarnya.
Meski harga turun, kata dia, beberapa peternak tetap optimistis. Lomba burung berkicau yang rutin digelar dinilai masih mampu menjaga pamor murai di kalangan penghobi. Burung dengan kualitas suara bagus dan mental juara tetap bisa laku mahal.
"Harga burung murai yang juara biasanya harganya mahal dari mulai puluhan juta hingga miliaran," kata Oky.
Cara Pilih Burung Murai
Burung murai yang bagus biasanya punya ciri khas dari fisik, mental, dan suara. Ini ciri-cirinya :
1. Fisik yang Ideal
- Postur tubuh panjang, tegap, dada bidang.
- Kepala agak besar tanda mental kuat.
- Ekor panjang, lurus, seimbang dengan badan, dan jika ekor terlalu pendek biasanya kurang diminati.
- Paruh lurus, tidak bengkok, tebal dan kuat.
- Mata jernih, tajam, melotot atau sehat dan lincah.
- Kaki kokoh, sisik kering, cengkeraman kuat.
2. Mental yang Bagus
- Berani tampil meski melihat lawan.
- Tidak mudah nempel di jeruji sangkar saat bertemu burung lain.
- Gaya bertarungnya tegak, ekor memainkan irama naik-turun.
- Aktif, tapi tidak stres berlebihan.
3. Suara Berkualitas
- Volume keras, tembus jauh.
- Variasi lagu banyak, diantaranya ngeplong, ngeroll, nembak, dan kombinasi irama.
- Tidak monoton, bisa menirukan suara burung lain (isian).
- Rajin bunyi atau gacor terutama saat pagi dan sore.
4. Keturunan & Asal
- Anakan dari indukan juara lebih berpotensi jadi burung bagus.
- Jenis murai batu Medan, Aceh, dan Nias sering dicari karena ekor panjang dan mental kuat.
Jadi, burung murai yang bagus punya fisik proporsional, mental berani, suara keras dengan variasi banyak, serta asal-usul jelas. **
Artikel Terkait

Daftar Harga Sembako di Pasar Bumiayu Brebes Jelang Lebaran, Beras hingga Minyak Goreng Segini

Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Bumiayu Rp96 Ribu per Kg Jelang Lebaran, Sempat Tembus Rp100 Ribu

Stok Minyakita di Pantura Barat Jateng Aman Dua Bulan ke Depan
