Harga Cabai di Petani Brebes Rp 9.000/ Kg, di Pasar Tradisional Masih Rp 40.000/ Kg

Senin, 30 Maret 2026 | 12.58
Sejumlah pekerja sedang beraktivitas di Pasar Sengon, Kecamatan Tanjung, Brebes. Harga cabai merah besar di tingkat petani kini anjlok hingga Rp 9.000/ kg.
Sejumlah pekerja sedang beraktivitas di Pasar Sengon, Kecamatan Tanjung, Brebes. Harga cabai merah besar di tingkat petani kini anjlok hingga Rp 9.000/ kg.

Harga cabai merah di tingkat petani Brebes anjlok hingga Rp9.000/kg usai Lebaran, sementara di pasar masih Rp40.000/kg. Selisih tajam ini membuat petani kebingungan.

BREBES, puskapik.com - Harga cabai merah besar setelah Lebaran di tingkat petani, di Kabupaten Brebes anjlok hingga di angka Rp 9.000/ kg. Namun harga cabai merah besar di pasar tradisional masih tinggi di angka Rp 40.000/ kg. Kondisi itu membuat para petani cabai kebingungan karena terjadi selisih harga yang sangat tajam.

Salah seorang petani cabai merah di Kecamatan Tanjung, Edi (40) menuturkan, dirinya setelah Lebaran memanen cabai merah sekali. Hasilnya kemudian langsung di jual ke Pasar Bawang Sengon, Kecamatan Tanjung. Namun cabai merah hasil panennya hanya laku Rp 8.000/ kg.

"Harganya anjlok. Saya kemarin (Minggu-red) panen cabai merah besar. Hasilnya langsung saya jual ke Pasar Bawang Sengon. Namun hanya dihargai Rp 8.000/ kg. Padahal pada H-5 Lebaran, harga cabai hasil panen saya ini laku Rp 30.000/ kg," tuturnya, Senin (30/3).

Baca Juga: Kenapa Penggunaan Tramadol Berlebihan Bisa Bikin Anak Bringasan, Ini Penjelasannya

Menurut dia, sebelum Lebaran memang harga cabai merah terus merangkak naik. Awal panen, harga cabai Rp 15.000/ kg. Kemudian, terus naik hingga di atas Rp 30.000/ kg. Namun, untuk saat ini harganya turun tajam.

"Saya kaget hasil panen cabai ini hanya laku Rp 8.000/ kg. Sebelum Lebaran bisa tembus di atas Rp 30.000/ kg. Bahkan, harga di pasar masih Rp 40.000/ kg," tandasnya.

Kepala Pasar Sengon Muhammad Aminarjo mengatakan, setelah libur Lebaran harga cabai merah di Pasar Bawang Sengon memang mengalami penurunan dibanding sebelum lebaran. Sebelum lebaran harga cabai merah tembus Rp 30.000 - Rp 35.000/ kg. Namun, saat ini harganya turun di kisaran Rp 9.000 - Rp 10.000/ kg.

Baca Juga: DPRD Pemalang Ingatkan Jangan Ada Jual Beli Pengisian Jabatan Sekda

"Untuk hari ini (kemarin-red), harga cabai merah jenis Tit dan TW dikisarkan Rp 9.000 / kg. Bahkan, beberapa hari lalu sempat menyentuh harga Rp 6.000/ kg," terangnya.

Dia mengungkapkan, anjloknya harga cabai itu diduga karena sebagai warga yang kembali ke Jakarta baru tiba dari arus balik. Hal itu berpengaruh pada permintaan di pasar.

"Sebelum Lebaran kebanyakan permintaan dari lokal. Kalau di luar daerah kebanyakan warga baru kembali arus balik, jadi kemungkinan permintaan di pasar atau lainnya masih sedikit," terangnya.

Selain itu, lanjut dia, adanya panen raya juga diduga menjadi penyebab harga cabai mengalami penurunan.

"Saat ini kan juga mulai panen raya, jadi memengaruhi harga pasar," sambungnya.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kabupaten Brebes, Agung Tirto Kumara mengatakan, dari pantauan di sembilan pasar tradisional di wilayahnya, harga cabai merah saat ini masih dikisarkan Rp 40.000/ kg. Kesembilan pasar tersebut yakni, Pasar Belakang Kodim Brebes, Pasar Induk Brebes, Pasar Winduaji, Pasar Kersana, dan Pasar Ketanggungan. Kemudian, Pasar Seng Bumiayu, Pasar Jatibarang, Pasar Bulakamba dan Pasar Induk Bumiayu.

"Biasanya petani jualnya pakai sistem ijon. Artinya, di jual di sawah dengan daya tawar yang rendah dengan para pedagang. Ini karena harga di sawah belum diperhitungkan biaya panen, biaya angkut dan biaya biaya lainnya sampai ke tangan terakhir," terangnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait