6 Penyakit Rentan Terjadi Pascalebaran, Opor Ayam Jadi Penyebab

Minggu, 22 Maret 2026 | 12.33 WIB
puskapik

Pascalebaran, konsumsi opor ayam dan makanan bersantan berlebih dapat memicu maag, diare, hipertensi, asam urat, kolesterol, hingga diabetes.

SLAWI, puskapik.com - Sajian Lebaran identik dengan suguhan makanan bersantan.

Jika tidak bisa mengontrol nafsu makan, maka akibatnya memicu muncul atau kambuhnya beragam penyakit. Apa saja penyakit yang biasa muncul setelah Lebaran?

Dilansir dari Alodokter, Lebaran memang momentum untuk menghadirkan makanan yang enak dan lezat.

Baca Juga: Pedagang dan Permainan di Tradisi Syawalan Kaliwungu Kendal Mulai Berdatangan

Pasalnya, setelah sebulan berpuasa, keinginan untuk menyajikan makanan enak tak lepas dari bahan-bahan yang berpotensi menimbulkan penyakit.

Salah satunya tradisi opor ayam. Makanan satu ini memang sangat lezat, karena santan kental akan menambah cita rasa opor ayam. Berikut 6 penyakit yang muncul dan kabuh pascalebaran.

1. Sakit maag

Sakit maag bisa muncul akibat kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak atau pedas serta makan dengan porsi yang berlebihan. Tak hanya sakit perut bagian atas, sakit maag juga dapat menimbulkan beragam keluhan lain, mulai dari mual, muntah, hingga sering bersendawa.

2. Diare

Kalau di momen hari raya kamu sering buang air besar bahkan hingga lebih dari 3 kali sehari, bisa jadi kamu mengalami diare. Saat diare, selain BAB cair, kamu juga bisa mengalami sakit perut, mulas, bahkan dehidrasi.

Umumnya, diare saat Lebaran dipicu oleh pola makan yang tidak dijaga, misalnya mengosumsi makanan yang tidak terjamin kebersihannya atau mengonsumsi makanan yang berpotensi mengiritasi lambung, seperti makanan asam dan berminyak.

3. Hipertensi

Jika kamu penderita hipertensi, maka kamu sangat perlu menjaga pola makanmu saat Lebaran. Pasalnya, ketika Lebaran, biasanya tersaji beberapa makanan yang sebenarnya perlu kamu hindari karena dapat membuat tekanan darahmu meningkat drastis, contohnya makanan tinggi garam dan minuman berkafein.

4. Asam urat

Seperti yang telah dijelaskan di awal, selain makanan asin dan bersantan, momen Lebaran juga identik dengan makanan manis dan makanan tinggi protein. Konsumsi makanan dan minuman tinggi gula saat Lebaran bisa memicu kambuhnya asam urat.

Bagi orang yang sudah lama menderita penyakit asam urat, mengonsumsi makanan tinggi purin, seperti daging merah, sarden, atau udang, bahkan bisa menyebabkan serangan berat.

5. Kolesterol

Seseorang dengan riwayat kolesterol tinggi harus selalu memperhatikan jenis dan porsi makanan yang dikonsumsi, termasuk ketika sedang merayakan Lebaran. Ini karena mengonsumsi gorengan, makanan cepat saji, dan jeroan terlalu banyak saat Lebaran dapat meningkatkan kadar kolesterol.

Jika dibiarkan dan tidak ditangani dengan baik, tingginya kadar kolesterol dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah bahkan berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti serangan jantung.

6. Diabetes

Kalau kamu menderita diabetes, maka kamu wajib memilih dan membatasi makanan yang kamu konsumsi agar gula darahmu tetap terkendali, termasuk ketika momen Lebaran. Kamu tentunya sudah tahu bahwa sebagian besar menu makanan dan minuman yang disajikan saat Lebaran termasuk dalam pantangan diabetes.

Oleh karena itu, agar kadar gula darahmu tetap stabil saat Lebaran, pastikan kamu membatasi konsumsi makanan atau minuman manis, serta selalu minum obat penurun gula darah yang sudah diresepkan oleh dokter.

Selain itu, perbanyaklah minum air putih dan sajikan beragam minuman sehat, seperti infused water, air kelapa, atau jus buah agar momen Lebaran semakin menyenangkan dan kesehatanmu tetap terjaga. **

Artikel Terkait