Banjir Sungai Bodri Kendal Menerjang Truk hingga Terserat dan Tenggelam

Rabu, 22 April 2026 | 17.07
Warga menarik truk dengan tali dari dasar sungai setelah terseret dan tenggelam di sungai Bodri Desa Singorojo Kendal rabu 22 apirl 2026. dokumen
Warga menarik truk dengan tali dari dasar sungai setelah terseret dan tenggelam di sungai Bodri Desa Singorojo Kendal rabu 22 apirl 2026. dokumen

Banjir Sungai Bodri di Kendal menyeret truk hingga tenggelam. Warga evakuasi dengan tali dan jeep, kendaraan rusak parah, tanpa korban jiwa.

KENDAL, puskapik.com — Puluhan warga Dusun Taruman Desa Singorojo Kendal dibantu kendaraan jeep berusaha menarik truk yang terseret banjir sungai bodri Rabu 22 April 2026. Truk pengangkut batu ini terseret arus banjir Kali Bodri setelah wilayah atas diguyur hujan deras.

Insiden terjadi saat truk milik Sutoyo, warga setempat, diparkir di tepi sungai untuk mengangkut material batu. Sejak pagi hari, kondisi cuaca di wilayah tersebut mendung disertai hujan ringan.

Camat Singorojo, Chandra Putra, menjelaskan bahwa banjir datang secara tiba-tiba akibat hujan deras di wilayah hulu. Debit air sungai meningkat dengan cepat saat aktivitas pengambilan batu sedang berlangsung.

Baca Juga: Jemaah Haji Kota Tegal Diberangkatkan, Total 302 Orang Terbagi Lima Kloter

“Sekitar pukul 06.00 WIB truk berada di pinggir sungai. Tiba-tiba air datang besar dari atas, sehingga tidak sempat diselamatkan,” jelasnya.

Sopir sempat berupaya menyalakan mesin untuk memindahkan truk dari lokasi. Namun, derasnya arus membuat air masuk ke bagian mesin sehingga kendaraan tidak dapat dihidupkan kembali.

Upaya penyelamatan juga dilakukan dengan menarik truk menggunakan tali tambang. Namun, tenaga yang ada tidak mampu menahan dorongan arus yang semakin kuat hingga akhirnya truk terseret dan tenggelam.

Baca Juga: Bupati Banyumas Kukuhkan 146 Guru Jadi Kepala Sekolah, Tekankan Kepemimpinan Visioner hingga Digitalisasi

Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar segera berdatangan membantu proses evakuasi. Dengan peralatan seadanya, warga nekat turun ke sungai untuk mengikat badan truk menggunakan tambang.

Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena arus sungai masih deras dan posisi truk berada di dasar sungai. Warga kemudian menggunakan kendaraan jeep untuk menarik truk secara bersama-sama.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait