Baru Sebulan di Kendal Tornado, Fikron Langsung Nyetel dan Bantu Benteng Laskar Badai Pantura

Fikron Afriyanto cepat beradaptasi di lini belakang Kendal Tornado FC. Dua laga awal Pegadaian Championship 2026/2027 berbuah empat poin dan dua clean sheet.
KENDAL, puskapik.com – Waktu adaptasi yang singkat tidak menghalangi Fikron Afriyanto langsung menyatu dengan lini belakang Kendal Tornado FC.
Bek yang baru didatangkan dari Persijap Jepara itu ikut menjadi bagian dari pertahanan solid Laskar Badai Pantura pada dua laga awal Pegadaian Championship 2026/2027.
Kendal Tornado FC mengawali kompetisi dengan mengoleksi empat poin dari dua pertandingan tandang.
Baca Juga: Warga PSHT Kendal Ziarah Sesepuh, Berharap Tak Ada Lagi Sekat
Setelah menang 1-0 atas De Reds FC, Tornado bermain imbang tanpa gol ketika menghadapi Persipura Jayapura.
Dua pertandingan tersebut sekaligus menghasilkan dua clean sheet bagi Kendal Tornado FC.
Bagi Fikron, catatan tersebut tidak bisa dilepaskan dari proses membangun komunikasi di antara pemain.
Meski baru bergabung kurang dari sebulan sebelum kompetisi dimulai, ia mengaku cepat beradaptasi dengan rekan-rekan barunya.
Baca Juga: Ahmad Luthfi: Tak Ada Jastip Jabatan, Semua Harus Lewat Manajemen Talenta
“Sebagai pemain profesional tentu kita semua harus cepat beradaptasi dengan pemain lain. Sejauh ini semua berjalan lancar,” kata Fikron seusai latihan di Charlie Training Center, Salamsari, Boja, Kabupaten Kendal, Selasa 22 september 2026.
Fikron kini menjadi bagian dari barisan pertahanan bersama Agung Prasetyo dan Dimas Sukarno. Keduanya sudah lebih dulu memperkuat Kendal Tornado FC sejak musim sebelumnya.
Menurut Fikron, perbedaan waktu bergabung bukan menjadi persoalan selama setiap pemain mau berkomunikasi dan memahami karakter rekan setim.
“Kunci utamanya ya komunikasi antarpemain dan saling percaya di lapangan. Kita sama-sama bekerja untuk tim ini dan saling membantu,” ujarnya.
Ia menilai pertahanan tidak bisa hanya mengandalkan pemain belakang. Ketika kehilangan bola, pemain di lini tengah dan depan juga memiliki tanggung jawab membantu menutup ruang serta menghentikan serangan lawan.
Hasilnya terlihat dalam dua laga awal. Kendal Tornado FC belum sekalipun kebobolan.
Meski catatan awal cukup positif, Fikron menyadari kompetisi masih panjang. Konsistensi menjadi pekerjaan berikutnya yang harus dijaga seluruh pemain.
Terlebih, lawan berikutnya adalah Barito Putera yang dinilainya memiliki kualitas dan patut diwaspadai.
“Sekarang kami fokus untuk pertandingan melawan Barito Putera. Mereka tim bagus dan tentu kita harus persiapkan dengan matang,” tegasnya.
Empat poin dari dua laga tandang menjadi modal awal bagi Kendal Tornado FC. Sementara bagi Fikron, dua clean sheet tersebut menjadi awal dari proses membangun benteng pertahanan yang semakin solid bersama Laskar Badai Pantura.