Diduga Masalah Asmara, Petani di Kendal Meninggal Usai Berduel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17.33 WIB
Polisi olah TKP di lokasi duel dua petani di sebuah rumah di Sukorejo.
Polisi olah TKP di lokasi duel dua petani di sebuah rumah di Sukorejo. (edhot)

Duel dua petani di Sukorejo Kendal akibat masalah asmara berujung maut. Korban tewas usai alami luka hantaman di kepala, pelaku kini diamankan polisi.

KENDAL,puskapik.com – Perkelahian duel satu lawan satu di Desa Gentinggunung Kecamatan Sukorejo Kendal Rabu 14 Oktober 2026 malam, mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Perkelahian ini diduga dipicu masalah asmara yang membuat kedua petani ini saling adu jotos.

Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy yang ditemui Kamis 15 Oktober 2026 membenarkan kejadian perkelahian dan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Ya memang benar telah terjadi perkelahian dua orang di Dusun Gecos Desa Gentinggunung kecamatan Sukorejo Kendal. Pemicu kedua orang ini saling berkelahi adalah masalah asmara,” katanya.

Dijelaskan kejadian perkelahian di rumah Haryanti di Dusun Gecos desa Gentinggunung Sukorejo Kendal. Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Tubari warga Dusun Gecos Desa Gentinggunung Kecamatan Sukorejo Kendal.

Sementara lawan duel dan pelaku bernama Rokhadi seorang petani, warga Dusun Brajan Desa Gentinggunung Kecamatan Sukorejo.

Baca Juga: Kemiskinan Jateng Turun, Ahmad Luthfi Gandeng Kampus Turun Tangan sampai Desa

“Kronologisnya hari Rabu tanggal 14 Oktober 2026 sekira pukul 19.30 Wib pelaku Rokhadi datang ke rumah Haryanti dimana pelaku dan Haryanti merupakan pasangan kekasih. Pada saat itu Rokhadi dan Haryanti berada di ruang tengah tiba - tiba korban Tubari datang langsung memukul pelaku,” jelasnya.

Karena mendapat pukulan, pelaku kemudian melawan dan terjadi perkelahian diantara korban dan pelaku didalam rumah Haryanti.

“Saksi Haryanti sempat keluar rumah meminta pertolongan namun ketika sampai di dalam rumah kondisi korban sudah tergeletak namun masih dalam keadaan sadar dan sempat berbicara dengannya,”imbuhnya.

Kemudian korban diangkat oleh pelaku dan Haryanti ke depan rumah dan kemudian pelaku meminta tolong kepada tetangga sekitar untuk memanggilkan istri korban agar menjemput korban di depan rumah Haryanti.

Sesampainya istri korban rumah Haryanti didapati korban sudah dalam keadaan tidak sadar dan kemudian dibawa pulang ke rumah korban.

“Pelaku kemudian kita amankan untuk dimintai keterangan. Sementara hasil pemeriksaan korban ada luka hantaman benda tumpul di bagian kepala sehingga korban meninggal dunia. Pemeriksaan sementara perkelahian keduanya tidak menggunakan senjata atau alat apapun, hanya saling pukul menggunakan tangan kosong,” terang kapolres.

Pelaku kini menjalani pemeriksaan di Mapolres Kendal dengan luka memar di sekujur tubuh akibat terlibat duel dengan korban.***

Artikel Terkait