Diskusi Forum Wartawan Satu Tahun Luthfi-Yasin: Indikator Makro Pembangunan Jateng Lampaui Target, Ekonomi Tumbuh Menggembirakan

Senin, 23 Februari 2026 | 22.03
Diskusi Satu Tahun Luthfi Yasin
Diskusi Satu Tahun Luthfi Yasin

Satu tahun pemerintahan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), capaian indikator pembangunan Jawa Tengah

SEMARANG, puskapik.com –Satu tahun pemerintahan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), capaian indikator pembangunan Jawa Tengah menunjukkan performa yang menggembirakan.

Berdasarkan evaluasi delapan alat ukur kepemimpinan, mayoritas target pembangunan berhasil dipenuhi. Bahkan beberapa di antaranya melampaui target nasional.

Hal itu mengemuka dalam diskusi yang digelar Forum Wartawan Pemprov-DPRD Jateng (FWPJT), di lantai 1 Co Working Space, Gedung A Kantor Gubernur di Jl Pahlawan Semarang, Senin, 23 Februari 2026.

Baca Juga: Baru Dibangun, Atap Gedung Baru SMA Negeri 3 Pekalongan Ambruk

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jawa Tengah, Dr. Zulkifli Gayo, mengungkapkan, bahwa stabilitas kinerja birokrasi dan ekonomi menjadi kunci utama satu tahun terakhir Luthfi-Yasin, pada tahun 2025.

Salah satu capaian paling mencolok adalah Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah yang mencapai 5,37%, melampaui target yang ditetapkan sebesar 4,8%. Sejalan dengan itu, angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil ditekan hingga ke angka 4,66%, berada di dalam rentang target sasaran.

Sektor reformasi birokrasi juga mencatatkan nilai gemilang. Indeks Reformasi Birokrasi Jawa Tengah kini berada di angka 94,06, jauh melampaui target awal sebesar 91,5. Hal ini menunjukkan komitmen kuat kepemimpinan Luthfi-Yasin dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

"Indeks Integritas Nasional targetnya 80,97, tapi kita masih di angka 75,38 . Nah, ini yang tidak tercapai yang menjadi salah satu PR. Tapi kita masih nomor dua karena semua provinsi mengalami penurunan," ujar Zulkifli.

Di sektor kesejahteraan, Tingkat Kemiskinan saat ini berada di angka 9,39%. Angka ini dinilai stabil dan berhasil masuk dalam range target pembangunan (9,00% - 9,66%).

Kinerja Luthfi-Yasin dalam menjaga kedaulatan fiskal juga membanggakan. Dimana Otonomi Fiskal Daerah mencapai 63,01%, yang menandakan kemandirian ekonomi daerah yang makin kuat.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait