Gandeng Santri Gayeng, Wagub Taj Yasin Dekatkan Layanan Dokter Spesialis ke Pelosok Desa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 13.12
puskapik

Wagub Jateng Taj Yasin gandeng SGN menghadirkan layanan dokter spesialis keliling di Desa Paninggaran, Pekalongan, untuk 250 warga gratis.

PEKALONGAN, puskapik.com — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menggandeng Santri Gayeng Nusantara (SGN) untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan dokter spesialis hingga ke wilayah pedesaan.

Hal itu terlihat saat Taj Yasin menghadiri Bakti Sosial SGN Kabupaten Pekalongan bersama RSUD Kajen dan Pemerintah Desa di Desa Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Sabtu, 23 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya 250 warga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang ditangani langsung oleh enam dokter spesialis dari RSUD Kajen.

Baca Juga: Ahmad Luthfi Tawari Investor Tiongkok Proyek Energi Hijau dan Sampah Listrik di Jateng

Berbagai layanan kesehatan disediakan, mulai dari Poli Paru, Poli Penyakit Dalam, Poli Mata, Poli THT, Poli Anak, Poli OBGYN, Poli Jiwa, Poli Psikologis Klinis, hingga Rehabilitasi Medik.

Menurut tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini, kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan seperti SGN menjadi langkah penting untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dari akses rumah sakit.

“Enggak bisa kerja sendiri. Harus merangkul organisasi-organisasi, stakeholder yang ada, salah satunya kawan-kawan SGN,” kata wagub yang juga merupakan Panglima SGN.

Baca Juga: Harga Emas UBS Sabtu 23 Mei 2026 Turun Tipis

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program layanan dokter Spesialis Keliling (Spelling) yang terus digencarkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di 35 kabupaten/kota.

Melalui program itu, rumah sakit daerah didorong rutin menghadirkan layanan dokter spesialis langsung ke tengah masyarakat sebagai upaya pemerataan pelayanan kesehatan.

“Spelling ini kita dorong terus supaya masyarakat desa juga bisa mendapatkan layanan dokter spesialis tanpa harus jauh-jauh ke rumah sakit,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan fisik, layanan psikolog dan psikiater juga dihadirkan dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya deteksi dini persoalan kesehatan mental di masyarakat.

Gus Yasin mengatakan, pemeriksaan kesehatan secara rutin penting dilakukan karena banyak penyakit yang kerap tidak disadari gejalanya sejak awal.

“Kadang masyarakat merasa sehat, ternyata setelah dicek ada gejala penyakit tertentu. Karena itu pemeriksaan dini sangat penting,” katanya.

Ketua SGN Kabupaten Pekalongan, KH Sabilal Rosyad, mengatakan organisasinya selama ini bergerak di bidang sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan dengan fokus membantu masyarakat melalui berbagai program kolaboratif.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait