Gerakan Jawa Tengah ASRI yang Diinisiasi Ahmad Luthfi Menginspirasi Kepedulian Kebersihan Pantai

Gerakan Jateng ASRI oleh Ahmad Luthfi di Pantai Jodo Batang disambut antusias. Aksi bersih pantai dan bantuan 30 tong sampah dorong wisata bersih dan sehat.
BATANG, puskapik.com – Masyarakat menyambut antusias peluncuran Gerakan Jawa Tengah ASRI oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) di Pantai Jodo, Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Selasa 24 Februari 2026.
ASRI yang merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, Indah, itu, diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi pengunjung Pantai, agar selalu menjaga kebersihan pantai.
Hal itu disampaikan Anwar, siswa SMAN 1 Gringsing, yang turut serta dalam aksi bersih - bersih di pantai Jodo, Selasa, 24 Februari 2026. Menurutnya, dia sangat senang ada kegiatan bersih-bersih menjaga lingkungan. Menurutnya, hal itu sangat baik untuk kesehatan.
Baca Juga: 35 Kabupaten/Kota Kompak Dukung Jawa Tengah ASRI
Di sisi lain, Anwar juga berharap, pengunjung Pantai Jodo, agar dapat membuang sampah pada tempatnya.
"Imbauan untuk pengunjug Pantai Jodo, harap buang sampah pada tempatnya," katanya.
Hal yang sama disampaikan Riska, siswi kelas X SMAN Gringsing. Bersama rekan-rekannya, dia sibuk memenuhi karung sampah yang disediakan pada Gerakan Jawa Tengah ASRI.
Riska mengatakan, dia sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Bersama rekan-rekannya, dia berkomitmen untuk menjaga lingkungan.
"Mari kita jaga lingkungan kita agar senantiasa Aman, Resik, Sehat, Indah," katanya.
Peserta bersih-bersih yang lain, Imrotul, mengatakan senang dengan adanya gerakan bersih-bersih pantai. Pasalnya, setiap awal pekan, dia yang berprofesi sebagai petugas bersih pantai, harus bekerja keras membersihkan sampah di pantai usai dipenuhi pengunjung pada akhir pekan.
"Kerja keras itu hari Senin, bisa sampai empat tosa (kendaraan roda tiga-red). Sampah paling banyak botol plastik pengunjung. Harapannya, ada banyak tempat sampah di Pantai Jodo," ujarnya.
Ibarat gayung bersambut. Harapan itu terjawab dengan diberikannya bantuan 30 unit tempat sampah yang disumbangkan KEK Industripolis Batang yang merupakan anggota holding BUMN Danantara. Tempat sampah ini memiliki manfaat sebagai untuk memilah sampah organik dan an organik.
Kepala Departemen Corporate Communication KEK Industropolis Batang Tanya Liwail Chamdy mengatakan, pihaknya sebagai pelaku usaha di Batang, sudah beberapa kali melakukan aksi bersih pantai. Pada aksi kali ini , KEK Industropolis Batang menyerahkan bantuan kebersihan berupa 30 tong sampah.
"Tong sampah ini bermanfaat untuk pilah sampah organik dan an organik, sehingga pantai Jodo tetap terjaga sebagai daerah pendukung dengan potensi wisatanya," ujarnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, memberikan apresiasi atas bantuan dukungan dari KEK Industropolis Batang ini. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan langkah yang sangat strategis dari pelaku usaha, dan kawasan industri.
Artikel Terkait

FLS3N Pageruyung Kendal Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Pencarian Bibit Seniman Muda

Pemprov Jateng Beri Tali Asih untuk Penghafal Al-Qur’an, Capai 2.000 Santri per Tahun

10 Provinsi Perkuat Kolaborasi Energi Bersih, Sampah, dan Giant Sea Wall
