Kala NU Vs Muhammadiyah Tanding Sepak Bola di Pemalang

Senin, 26 Oktober 2026 | 11.20 WIB
puskapik

Pertandingan sepak bola persahabatan NU dan Muhammadiyah di Pemalang menjadi ajang mempererat silaturahmi, persaudaraan, dan persatuan dalam Semarak Milad ke-114 Muhammadiyah.

PEMALANG, puskapik.com – Dua organisasi Islam besar di Kabupaten Pemalang, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, bertemu di lapangan hijau. Bukan untuk berdebat soal perbedaan pandangan, melainkan adu keterampilan menggocek bola.

Keduanya bertemu dalam pertandingan sepak bola persahabatan di Lapangan Mini Soccer Comal, Minggu 25 Oktober 2026. Pertandingan itu juga menjadi pembuka rangkaian Semarak Milad ke-114 Muhammadiyah.

Baca Juga: Persiapan PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Tak sekadar beradu kemampuan mengolah si kulit bundar, laga ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan persaudaraan dua organisasi Islam besar di Kabupaten Pemalang.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pemalang, Sapto Suhendro, mengatakan, pertandingan persahabatan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga simbol eratnya hubungan antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam persoalan khilafiyah tidak seharusnya menjadi penghalang bagi umat Islam untuk menjaga persatuan.

Baca Juga: Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

“PDM Pemalang selalu siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah maupun PCNU untuk kemaslahatan masyarakat,” tegas Sapto.

Sementara itu, Ketua PCNU Pemalang, Gus Bahry, mengapresiasi undangan PDM Pemalang dalam pembukaan Semarak Milad ke-114 Muhammadiyah. Ia menyambut baik pertandingan persahabatan itu sebagai sarana memperkuat komunikasi dan kebersamaan.

Ia berharap hubungan harmonis antara Muhammadiyah dan NU di Kabupaten Pemalang dapat terus terpelihara sehingga keduanya mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat.

Plt Bupati Pemalang, Nurkholes, yang tampak ikut hadir membuka kegiatan tersebut turut mengapresiasi pertandingan persahabatan yang mempertemukan kedua organisasi Islam itu.

Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus mendorong kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Pemalang.

Ia berharap tema Milad ke-114 Muhammadiyah, “Bersatu Satukan Bangsa”, dapat menjadi semangat dalam menjaga kerukunan serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, ormas, dan seluruh elemen masyarakat.

“Perbedaan yang ada harus kita jadikan sebagai modal untuk bersatu. Pemerintah daerah terus mendorong agar seluruh elemen organisasi kemasyarakatan di Pemalang senantiasa bersinergi,” ujar Nurkholes.

Pertandingan mini soccer antara PDM dan PCNU Pemalang diawali dengan tendangan pertama atau kick-off oleh Nurkholes. Momen tersebut sekaligus menandai dimulainya laga persahabatan dalam rangkaian Semarak Milad ke-114 Muhammadiyah.

Selain mini soccer, PDM Pemalang juga menggelar sejumlah perlombaan olahraga lainnya, meliputi tenis meja, bulu tangkis, bola voli, dan catur.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pemalang berharap semangat sportivitas, persaudaraan, dan kolaborasi lintas organisasi semakin kuat.

Artikel Terkait