Kapolres Kendal Ajak IMM Jadi Mitra Ciptakan Kamtibmas di Kabupaten Kendal

Kapolres Kendal mengajak IMM bersinergi menjaga kamtibmas. Mahasiswa didorong aktif memberi gagasan dan membangun kondusivitas bersama Polri di Kendal.
KENDAL, puskapik.com – Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menegaskan komitmen Polres Kendal untuk membangun kemitraan dengan kalangan mahasiswa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri pembukaan Darul Arqam Dasar (DAD) Kolosal yang digelar Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kendal di SMK Muhammadiyah 3 Weleri.
Baca Juga: Plt. Bupati Pekalongan Sukirman Perkuat Komunikasi dengan Tokoh Masyarakat dan Aktivis
Kegiatan kaderisasi yang diikuti sekitar 70 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) itu menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara kepolisian, perguruan tinggi, dan organisasi kemahasiswaan dalam membangun iklim daerah yang aman, demokratis, dan kondusif.
Dalam sambutannya, AKBP Hendry menegaskan bahwa keamanan bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya, melainkan harus diwujudkan melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.
Baca Juga: Tragedi di Simpang Purin Kendal, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk Trailer
"Kami dari jajaran Polres Kendal senantiasa berkomitmen mendukung setiap kegiatan positif yang diselenggarakan IMM. Keamanan itu tidak diwariskan, melainkan harus diciptakan. Karena itu, saya berharap rekan-rekan IMM terus bersinergi bersama kami dalam mendukung terciptanya rasa aman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kendal," ujarnya.
Kapolres juga menyampaikan komitmennya dalam menjamin kebebasan masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan pendapat sesuai aturan yang berlaku.
Ia menegaskan selama masa kepemimpinannya tidak akan ada tindakan represif dari anggota Polri terhadap masyarakat maupun mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara tertib.
Menurutnya, ruang dialog harus selalu dikedepankan sebagai cara membangun hubungan yang sehat antara aparat keamanan dan kalangan akademisi.
Bahkan, Kapolres mengusulkan agar isu keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi salah satu materi Focus Group Discussion (FGD) dalam rangkaian kegiatan DAD agar mahasiswa dapat memberikan kontribusi pemikiran terhadap persoalan sosial di daerah.
Ketua PC IMM Kendal Muhammad Surya Setiawan menyambut baik dukungan yang diberikan Polres Kendal terhadap kegiatan kaderisasi tersebut.
Ia menyatakan IMM akan terus menjalankan perannya sebagai organisasi kader yang kritis, konstruktif, serta menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian dan kebangsaan.
"Sinergi yang baik antara IMM dan Polres Kendal diharapkan terus terjalin untuk bersama-sama mendukung pembangunan dan kemajuan Kabupaten Kendal," katanya.
Selain Kapolres Kendal, pembukaan DAD Kolosal turut dihadiri Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal Drs. H. Maryono, M.Pd., Wakil Rektor III UMKABA Dr. Utomo, M.Pd., Kasat Intelkam Polres Kendal AKP Septyan Rangga Okky Saputra, Kapolsek Weleri AKP Yulianto, Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri Maulana Malik Ibrahim, M.Pd., jajaran PDM, instruktur, dan para peserta.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars IMM, dilanjutkan sambutan para tamu undangan, doa bersama, serta foto bersama.
DAD Kolosal PC IMM Kendal dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026.
Selain pembekalan keislaman, kemuhammadiyahan, dan ke-IMM-an, para peserta juga akan mengikuti diskusi kelompok, materi gerakan mahasiswa, karya tulis ilmiah, kajian, serta berbagai sesi penguatan kapasitas kader.
Dengan kegiatan tersebut, diharapkan lahir kader-kader mahasiswa yang tidak hanya kritis dan berintegritas, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis dalam menjaga kondusivitas daerah. **