Karang Taruna Kendal Tanam 150 Pohon Sukun di Kampung Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20.02 WIB
Penanaman bibit sukun dalam rangkaian Karya Bakti KarangTaruna kendal.
Penanaman bibit sukun dalam rangkaian Karya Bakti KarangTaruna kendal. (edhot)

Karang Taruna Kendal menanam 150 bibit sukun di Kampung Pancasila, Tejorejo, dengan dukungan APBD Rp165 juta untuk penghijauan dan ketahanan pangan.

KENDAL,puskapik.com – Memperingati Hari Kesaktian Pancasila sekaligus Bulan Bakti Karang Taruna, Karang Taruna Kabupaten Kendal bersama Dinas Sosial menggelar aksi penanaman 150 bibit pohon sukun di Kampung Pancasila, Dusun Sono, Desa Tejorejo, Kecamatan Ringinarum, Rabu 1 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Penanaman pohon sukun juga diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi bagi warga melalui pengolahan hasil panen.

Program tersebut didukung alokasi APBD Kendal 2026 sebesar Rp165 juta. Selain penghijauan, penanaman sukun diarahkan menjadi investasi jangka panjang bagi desa.

Pohon sukun diperkirakan mulai berbuah dalam waktu tiga hingga empat tahun mendatang. Hasil panennya nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis olahan sukun.

Baca Juga: Pameran Hasil Pertanian Perdana Digelar, Produk Lokal Kendal Dipamerkan

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi langkah Karang Taruna yang tidak hanya menjalankan kegiatan sosial, tetapi juga menghadirkan program yang memiliki manfaat lingkungan dan ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam kegiatan semacam ini penting untuk mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membangun kemandirian masyarakat di tingkat desa.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal Nattaya Kenenza mengatakan, penanaman pohon merupakan salah satu agenda rutin tahunan organisasi kepemudaan tersebut.

Kegiatan ini, kata dia, menjadi bentuk nyata kontribusi pemuda dalam menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk dalam bidang lingkungan dan ketahanan pangan.

Kepala Dinas Sosial Kendal Albertus Hendri Setyawan berharap kolaborasi antara Karang Taruna, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan desa yang lebih asri sekaligus mendukung kemandirian pangan.

Ia menilai, penanaman pohon sukun memiliki manfaat jangka panjang karena selain menjaga lingkungan, hasilnya dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Aksi penanaman 150 pohon sukun tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Perawatan hingga masa panen menjadi bagian penting agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Tejorejo.

Jika berhasil dikembangkan, hasil sukun juga berpotensi menjadi bahan baku produk UMKM lokal sekaligus memperkuat peran pemuda dalam pembangunan ekonomi masyarakat desa.***

Artikel Terkait