Kendal Punya Banyak Destinasi, Promosi Wisata Kini Jadi Pekerjaan Bersama

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18.19 WIB
kegiatan sosialisasi dan promosi pariwisata di Pantai Indah Kemangi (PIK), Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung.
kegiatan sosialisasi dan promosi pariwisata di Pantai Indah Kemangi (PIK), Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung. (Dok)

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari ajak media dan pemuda promosikan pariwisata Kendal, termasuk rencana pengembangan fasilitas Pantai Indah Kemangi.

KENDAL,puskapik.com – Potensi wisata Kabupaten Kendal membentang dari kawasan pesisir hingga pegunungan. Namun, kekayaan alam tersebut masih membutuhkan promosi yang lebih luas agar mampu menarik wisatawan dari luar daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengajak media massa, pegiat media sosial, komunitas, dan pelaku usaha ikut mengenalkan destinasi wisata Kendal. Menurutnya, promosi tidak cukup hanya dilakukan pemerintah, tetapi perlu menjadi gerakan bersama.

Ajakan itu disampaikan saat kegiatan sosialisasi dan promosi pariwisata di Pantai Indah Kemangi (PIK), Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Rabu 28 oktober 2026.

Bupati menilai, Kendal memiliki modal pariwisata yang beragam. Pantai Indah Kemangi, Pantai Sendang Sikucing, dan Pantai Cahaya menjadi sejumlah destinasi pesisir yang dapat diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat.

“Untuk para media, saya berpesan agar ikut membantu mempromosikan wisata-wisata yang ada di Kendal, tentunya dengan narasi-narasi yang positif. Kalau hanya dari Pemerintah Kabupaten Kendal saja, tentu tidak bisa secara optimal,” ujarnya.

Baca Juga: Wagub Taj Yasin Minta Aksi Nyata Pemuda Hadapi Musim Penghujan

Menurutnya, pengenalan destinasi melalui pemberitaan dan konten media sosial perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas pengelolaan wisata. Pengelola juga didorong menggali potensi yang belum dikembangkan serta meningkatkan profesionalisme pelayanan kepada pengunjung.

Tantangan tersebut tidak hanya berkaitan dengan popularitas destinasi, tetapi juga kesiapan fasilitas dan akses menuju lokasi wisata. Karena itu, pembenahan infrastruktur perlu berjalan beriringan dengan upaya promosi.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal, Nattaya Kenenza, mengatakan Kendal sebenarnya mempunyai beragam daya tarik, mulai dari wisata pantai, pegunungan, dataran rendah hingga kuliner. Namun, potensi itu belum seluruhnya dikenal masyarakat di luar daerah.

Ia mendorong generasi muda dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan keunikan destinasi, produk lokal, serta pengalaman berwisata di Kendal.

“Anak-anak muda, pelaku UMKM, dan masyarakat harus bisa memanfaatkan media sosial sebaik mungkin agar wisata-wisata di Kendal lebih dikenal masyarakat luas,” katanya.

Nattaya menilai, promosi digital dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas jangkauan informasi tentang pariwisata Kendal. Dengan semakin banyaknya konten yang memperkenalkan destinasi lokal, Kendal diharapkan tidak hanya dikenal sebagai daerah yang berdekatan dengan Kota Semarang, tetapi juga sebagai tujuan wisata.

Di sisi lain, pengembangan destinasi juga membutuhkan dukungan infrastruktur. Pemerintah Desa Jungsemi merencanakan pembangunan jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 2,4 meter di kawasan sekitar Pantai Indah Kemangi.

Baca Juga: Prihatin, Para Kiai Siap "Turun Gunung" Sosialisasikan Pencegahan HIV/AIDS

Kepala Desa Jungsemi, Dasuki, mengatakan pembangunan jembatan tersebut direncanakan dimulai Sabtu 31 Oktober 2026. Meski demikian, jadwal pelaksanaannya masih dapat berubah menyesuaikan kondisi di lapangan.

Jembatan itu direncanakan bisa dilalui kendaraan roda empat untuk mendukung konektivitas kawasan. Selain pembangunan jembatan, pekerjaan jalan di Desa Jungsemi juga telah dimulai melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Dalam peninjauan kawasan, turut dibahas rencana pemisahan jalur masuk dan keluar untuk mengurangi potensi kemacetan. Penambahan fasilitas, termasuk area perkemahan, juga menjadi bagian dari rencana pengembangan Pantai Indah Kemangi.

Pengembangan pariwisata Kendal pada akhirnya tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan. Keterlibatan masyarakat dan pelaku UMKM juga diharapkan membuka peluang usaha, memperluas pemasaran produk lokal, serta meningkatkan manfaat ekonomi bagi warga di sekitar destinasi wisata.***

Artikel Terkait