Kompor Gas Menyambar Selang, Kantin SMPN 1 Kaliwungu Kendal Nyaris Dilalap Api

Senin, 19 Oktober 2026 | 11.20 WIB
Petugas damkar kaliwungu menjinakan api. (edhot)
Petugas damkar kaliwungu menjinakan api. (edhot)

Petugas Damkar Kaliwungu memadamkan kebakaran kantin SMPN 1 Kaliwungu, Kendal, akibat dugaan kebocoran selang atau regulator gas, Senin 19 Oktober 2026.

KENDAL, puskapik.com – Kebakaran nyaris menghanguskan kantin SMP Negeri 1 Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Senin 19 oktober 2026.

Api yang berasal dari kompor gas saat digunakan memasak tiba-tiba membesar hingga menyambar selang dan regulator tabung gas.

Peristiwa tersebut sempat membuat sejumlah siswa yang sedang membeli makanan dan minuman panik.

Pemilik kantin yang berada di lokasi bahkan dilaporkan sempat pingsan karena terkejut melihat kobaran api membesar.

Baca Juga: [Editorial] Potret Runtuhnya Relasi Sosial Kita; Dari Rentetan Kasus Pembunuhan dalam Keluarga di Brebes

Sejumlah pemilik kantin lainnya berusaha memadamkan api menggunakan kain untuk membungkus tabung gas yang terbakar.

Mereka juga menyiramkan air dan menyingkirkan benda-benda yang mudah terbakar agar api tidak merembet ke bangunan kantin di lingkungan sekolah.

Namun, upaya tersebut belum berhasil mengendalikan api. Khawatir kebakaran meluas, guru SMPN 1 Kaliwungu kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga: Pemkab Pekalongan Gandeng Paralegal untuk Cegah Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Tak berselang lama, petugas Pemadam Kebakaran Pos Kaliwungu tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan.

Dengan hati-hati, petugas melepas kain yang membungkus tabung untuk menjangkau regulator dan memutus aliran gas.

Petugas juga menggunakan kain yang telah dibasahi air untuk membungkus tabung gas sekaligus membantu proses pelepasan regulator.

Langkah tersebut berhasil menghentikan kobaran api sebelum menjalar ke bangunan lain.

Api akhirnya berhasil dipadamkan. Kebakaran hanya membakar meja yang digunakan sebagai tempat kompor gas, sementara bangunan kantin berhasil diselamatkan.

Salah satu penjual kantin, Ana, mengatakan saat kejadian dirinya dan penjual lainnya sedang menyiapkan pesanan makanan untuk siswa.

Salah satunya membakar sosis, sementara aktivitas memasak lainnya dilakukan di kantin tersebut.

“Awalnya sedang membakar sosis pesanan anak-anak, tapi api kemudian membesar dan menyambar selang regulator gas lalu membesar,” kata Ana.

Menurut dia, api membesar secara tiba-tiba sehingga membuat orang-orang di sekitar kantin terkejut.

Sejumlah pemilik kantin kemudian berusaha membantu memadamkan api sembari mengamankan barang-barang di sekitarnya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu kebocoran pada selang atau regulator tabung gas yang kemudian tersambar api kompor.

Namun, penyebab pasti kejadian tersebut belum dipastikan.

Kesigapan pemilik kantin dan petugas pemadam kebakaran membuat api tidak sempat merembet ke bangunan lain di lingkungan SMPN 1 Kaliwungu.

Peristiwa itu menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat menggunakan kompor gas, terutama di lingkungan sekolah yang ramai aktivitas siswa.

Artikel Terkait