Korban Tenggelam Sungai Bodri di Patebon Kendal Ditemukan, Tersangkut Jaring Warga

Minggu, 21 Juni 2026 | 16.15 WIB
Tim SAR membawa jenasah korban tenggelam ke rumah duka di Desa Bangunsari Patebon. (edhot)
Tim SAR membawa jenasah korban tenggelam ke rumah duka di Desa Bangunsari Patebon. (edhot)

Korban tenggelam di Sungai Bodri, Patebon, Kendal ditemukan meninggal tersangkut jaring warga. Operasi SAR dihentikan setelah jenazah diserahkan ke keluarga.

KENDAL, puskapik.com – Misteri hilangnya Indra alias Hendro Saputro, warga Desa Bangunsari, Kecamatan Patebon, yang tenggelam di Sungai Bodri akhirnya terjawab.

Setelah dilakukan pencarian sejak dilaporkan tenggelam, jasad korban ditemukan pada Minggu (21/6/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban ditemukan tidak jauh dari titik awal kejadian.

Baca Juga: Pengundian Tabungan Berhadiah Bank Tegal Periode I 2026, Ini Daftar Nama Nasabah yang Beruntung

Penemuan tersebut berawal ketika seorang warga bernama Parno sedang menjaring ikan di sekitar aliran Sungai Bodri.

Saat menjaring ikan, Parno mendapati keberadaan korban yang tersangkut di jaring.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut kemudian membantu proses evakuasi bersama tim gabungan.

Baca Juga: Sertijab Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Edi Wibowo Gantikan Letkol Inf Muhammad Arif

Jasad korban selanjutnya langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga kemudian menerima jenazah untuk dimakamkan.

Kasi Kedaruratan dan Kesiapsiagaan BPBD Kendal, Iwan Sulistyo menyampaikan, dengan ditemukannya korban maka proses pencarian resmi dihentikan.

"Korban ditemukan warga di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga. Operasi SAR gabungan kemudian ditutup," ujar Iwan.

Kapolsek Patebon AKP Rozikin mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi tersangkut jaring yang dipasang warga sekitar lokasi.

Jaring tersebut sebelumnya dipasang sebagai upaya agar korban tidak terbawa arus sungai saat proses pencarian berlangsung.

"Korban ditemukan tersangkut jaring dengan jarak kurang lebih 10 meter dari lokasi pertama tenggelam. Awalnya kepala korban muncul di permukaan air, kemudian jaring ditarik warga," jelasnya.

Setelah korban berhasil dievakuasi, dilakukan pemeriksaan medis. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Berawal dari Rokok Jatuh ke Sungai

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kejadian bermula pada Sabtu (20/6/2026) sore. Saat itu korban sedang berada di pinggir Sungai Bodri bersama rekannya.

Diduga rokok milik korban terjatuh ke sungai. Korban kemudian turun ke air untuk mengambil rokok tersebut.

Namun nahas, korban diduga tidak memiliki kemampuan berenang hingga akhirnya tenggelam.

Seorang warga bernama Agustinus yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi mendengar teriakan seorang pemancing yang melihat ada orang tenggelam.

Agustinus sempat melihat tangan korban melambai di permukaan air. Ia kemudian berusaha melakukan pertolongan dengan menyelam ke sungai.

Namun saat dilakukan pencarian, korban sudah tidak terlihat lagi hingga akhirnya ditemukan keesokan harinya.

Penemuan korban ini mengakhiri proses pencarian yang dilakukan BPBD Kendal bersama tim gabungan dan masyarakat sekitar. **

Artikel Terkait