Panen Stroberi Lapas Plantungan Kendal, Bekal Warga Binaan Menuju Mandiri

Sabtu, 27 Juni 2026 | 11.48
Petugas Lapas Plantungan dikebun stroberi yang dikembangkan WBP Lapas Pemuda IIB Plantungan. (edhot)
Petugas Lapas Plantungan dikebun stroberi yang dikembangkan WBP Lapas Pemuda IIB Plantungan. (edhot)

Warga binaan Lapas Pemuda Plantungan berhasil memanen stroberi hasil budidaya. Program ini menjadi sarana pembinaan kemandirian, keterampilan dan bekal.

KENDAL, puskapik.com – Di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIB Plantungan, proses pembinaan terus berjalan melalui berbagai kegiatan positif.

Salah satunya terlihat dari keberhasilan warga binaan mengelola kebun stroberi hingga menghasilkan panen, Sabtu (27/6/2026).

Bagi warga binaan, kegiatan panen stroberi ini bukan hanya tentang memetik buah dari tanaman yang telah tumbuh subur.

Baca Juga: Bukan Sekadar Pameran, Jateng Fair 2026 Jadi Pilihan Warga Nikmati Liburan Keluarga

Lebih dari itu, aktivitas tersebut menjadi bagian dari proses belajar untuk membangun keterampilan, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab.

Kebun stroberi yang berada di area Lapas Pemuda Plantungan menjadi salah satu sarana pembinaan kemandirian.

Dengan pendampingan petugas, warga binaan terlibat langsung dalam setiap tahapan budidaya, mulai dari perawatan tanaman hingga proses panen.

Baca Juga: Pertama dalam Sejarah Jateng Fair, Hasil Riset dan Inovasi Dipamerkan Bersama Produk Unggulan Daerah

Kepala Lapas Pemuda Plantungan Suharno bersama jajaran petugas turut menyaksikan langsung kegiatan panen tersebut.

Ia menyebut, hasil yang diperoleh menjadi gambaran bahwa program pembinaan dapat memberikan dampak nyata bagi warga binaan.

“Keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja sama antara petugas dan warga binaan dalam memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif,” kata Suharno.

Baca Juga: Semarang Jadi Tuan Rumah SKKN Kopri Nasional, Wagub Taj Yasin Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Ketahanan Pangan

Menurutnya, pembinaan melalui sektor pertanian memiliki nilai lebih karena tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga membentuk karakter warga binaan agar memiliki semangat bekerja dan keterampilan yang dapat dikembangkan di luar lapas.

Melalui kegiatan bercocok tanam, warga binaan belajar memahami proses, kesabaran, serta konsistensi dalam menghasilkan sebuah produk. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal ketika mereka kembali berbaur dengan masyarakat.

Program budidaya stroberi ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas Pemuda Plantungan dalam mendukung pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait