Pemprov Jateng Kubur 50 Ton Ikan Sapu-Sapu, Perbaiki Ekosistem Sungai Juana Pati

Senin, 21 September 2026 | 16.55
puskapik

Pemprov Jateng mengangkat dan mengubur sekitar 50 ton ikan sapu-sapu di Bendung Karet Sungai Juana, Pati. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi bau dan menjaga ekosistem.

SEMARANG, puskapik.com - Pemprov Jateng bersama warga Pati membersihkan tumpukan bangkai ikan sapu-sapu yang mati di dasar Bendung Karet Sungai Juana Kabupaten Pati.

Hal ini sesuai perintah Gubernur ahmad Luthfi untuk memperbaiki ekosistem sungai sekaligus menghilangkan bau bangkai ikan invasif tersebut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah, Endi Faiz Effendi mengatakan total ikan yang berhasil diangkat dari dasar Bendung Karet kurang lebih 50 ton.

Baca Juga: Leganya Warga Kesesi Pekalongan, Deretan Jeriken Akhirnya Terisi Air Bersih Bantuan Propam Polri

Ada ikan yang sudah mati, namun masih ada juga yang hidup. "Sesuai instruksi Bapak Gubernur, kami bersihkan," ujar Endi.

Pembersihan itu dilakukan bersama dengan warga sekitar, kemudian Dinas PUPR Jateng dan BBWS Pemali Juana selaku pengelola sungai.

Menurutnya, bangkai ikan sapu-sapu telah menimbulkan bau yang busuk dan mencemari lingkungan.

Baca Juga: Kemarau Bikin Warga Paguyangan Brebes Kesulitan Air, Pemuda Pancasila Bantu Air Bersih

Bangkai ikan kemudian diangkat sedikit demi sedikit dan dipindahkan di sisi kiri Bendung Karet untuk dikubur.

Hal tersebut menjadi wujud nyata dari slogan Ngopeni Nglakoni atas munculnya persoalan di masyarakat. Kepedulian Pemprov Jateng menjaga lingkungan perairan dan mendukung ekosistem yang sehat dan bersih juga menjadi bagian untuk merawat sungai.

Tindakan ini sebagai tindak lanjut atas persoaln yang terjadi di Kabupaten Pati. Masyarakat mengaku terganggu dengan bangkai ikan sapu-sapu.

Saat itu Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Urip Sihabudin, langsung turun mengecek lokasi dan bertemu dengan warga serta perangkat desa setempat.

Diketahui, warga mengeluhkan bau bangkai ikan sapu-sapu.***