Perkuat Nasionalisme di Era Digital, 4 Pilar MPR RI Jadi Kompas Moral Generasi Digital

Anggota MPR RI Firnando Ganinduto sosialisasikan 4 Pilar di Kendal, tekankan literasi digital dan penguatan nilai kebangsaan bagi generasi muda.
KENDAL, puskapik.com - Pemerintah Indonesia melalui MPR RI terus berusaha menguatkan pemahaman nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI.
Kegiatan ini menjadi upaya strategis dalam menanamkan nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai kompas moral bagi masyarakat khususnya generasi digital.
Kegiatan sosialisasi pun dilaksanakan di Kabupaten Kendal oleh Anggota MPR RI Fraksi Golkar, Firnando H. Ganinduto sebagai salah satu bentuk pengabdiannya untuk daerah.
Baca Juga: KPU Kendal Jemput Bola ke Parpol, Pastikan Data dan Komunikasi Tetap Solid
Politikus muda ini menilai pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini, tentunya membuat generasi muda dengan mudah memiliki akses yang sangat luas terhadap berbagai informasi. Pada kegiatan tersebut Firnando menekankan pentingnya memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
“Di era digital saat ini, generasi muda punya akses informasi yang sangat luas. Oleh karena itu, pemahaman terhadap 4 Pilar MPR RI menjadi hal yang penting sebagai pedoman moral, supaya teknologi dapat dimanfaatkan secara positif dan tetap memperkuat persatuan bangsa,” ujar Firnando di depan masyarakat.
Selanjutnya, Firnando juga meminta agar warga terus memperkuat literasi digital seiring dengan peningkatan pemahaman nilai kebangsaan.
Baca Juga: 41 Ribu Warga Terdampak Banjir Segera Terima Bantuan Beras, Bupati Cek Langsung ke Bulog
Menurutnya, generasi digital diharapkan mampu menyaring informasi, menolak berita bohong dan menjaga etika dalam berinteraksi di ruang digital.
“Perkembangan teknologi memang nggak bisa dihindari, tapi bisa diimbangi dengan literasi digital dan pemahaman nilai kebangsaan. Melalui sosialisasi 4 Pilar, saya ingin generasi digital mampu menyaring informasi, menolak hoaks, serta menjaga etika dalam bermedia sosial,” tambahnya.
Melalui sosialisasi ini masyarakat diajak untuk memahami bahwa keberagaman bangsa Indonesia merupakan kekuatan yang harus dijaga, termasuk dalam interaksi di dunia maya.
Nilai Bhinneka Tunggal Ika menjadi landasan dalam membangun sikap toleransi, saling menghormati dan menjaga persatuan di tengah perbedaan.
Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai kebangsaan serta menciptakan ruang digital yang sehat, produktif dan beretika. Sehingga, dengan demikian kemajuan teknologi dapat menjadi sarana dalam memperkuat jati diri dan persatuan bangsa Indonesia. **
Artikel Terkait

FLS3N Pageruyung Kendal Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Pencarian Bibit Seniman Muda

Pemprov Jateng Beri Tali Asih untuk Penghafal Al-Qur’an, Capai 2.000 Santri per Tahun

10 Provinsi Perkuat Kolaborasi Energi Bersih, Sampah, dan Giant Sea Wall
