Rumah Kayu di Selokaton Kendal Ludes Terbakar, Api Merembet ke Kandang Sapi

Kamis, 8 Oktober 2026 | 16.46 WIB
  Kondisi rumah yang terbakar di Desa Selokaton.
Kondisi rumah yang terbakar di Desa Selokaton. (Dokumen)

Rumah milik Gimin di Desa Selokaton, Sukorejo, Kendal, ludes terbakar dan api merembet ke kandang sapi dengan total kerugian sekitar Rp35 juta.

KENDAL, puskapik.com – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik Gimin di Desa Selokaton, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Kamis 8 oktober 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.

Bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari papan tersebut ludes dilalap api. Kobaran api bahkan sempat merembet ke rumah warga di sekitar lokasi dan membakar kandang sapi milik Muhammad Riski Irwana.

Peristiwa itu diketahui setelah Polsek Sukorejo menerima laporan adanya kebakaran di wilayah Desa Selokaton. Petugas kemudian berkoordinasi dengan pemadam kebakaran dan perangkat desa untuk menuju lokasi.

Kapolsek Sukorejo AKP Sugiyono mengatakan, ketika petugas tiba, api sudah membakar hampir seluruh bagian rumah milik Gimin.

Baca Juga: Bidik Pemuda, KNPI Bersama Polres Tegal Siapkan Lomba Mural dan Kreativitas Digital

“Sesampainya di lokasi, ternyata rumah yang terbakar tersebut milik Gimin. Saat petugas tiba, api sudah membakar seluruh rumah korban,” ujar Sugiyono.

Rumah tersebut berukuran sekitar 6x9 meter. Karena material bangunan didominasi papan, api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian sekitar rumah.

Selain rumah, kobaran api juga membakar kandang sapi milik Muhammad Riski Irwana yang berada di belakang rumah korban. Api juga sempat merambat ke rumah warga lainnya.

Petugas bersama warga kemudian melakukan penanganan agar api tidak semakin meluas ke bangunan di sekitar lokasi.

Dari pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang berasal dari rumah korban. Meski demikian, penyebab tersebut masih merupakan dugaan awal.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material cukup besar. Rumah milik Gimin ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp30 juta, sedangkan kandang sapi milik Muhammad Riski Irwana mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.

“Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp35 juta,” kata Sugiyono.

Petugas kepolisian bersama perangkat desa melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran. Warga juga diimbau lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik rumah, terutama sambungan dan kabel yang sudah tidak layak untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa.***

Artikel Terkait