UPS Tegal Gandeng Sejumlah Industri Strategis

UPS Tegal jalin kerja sama dengan industri alas kaki untuk perkuat riset dan peningkatan pendidikan pekerja melalui program kolaborasi dan RPL.
TEGAL, puskapik.com - Kerjasama saling menguntungkan, dengan berbagai kesepakatan bersama dilakukan Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, dengan menggandeng sejumlah kalangan industri strategis, sebagai salah satu upaya aktualisasi peningkatan kualitas penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Hal itu dilakukan, karena perguruan tinggi juga dituntut berkiprah lebih banyak dalam pengembangan industri. Dengan cara menyiapkan sumber daya manusia yang handal.
Sebaliknya industri juga perlu terus meningkatkan kualifikasi pekerja atau karyawannya, yang mendukung kualitas produk yang dihasilkan, sejalan dengan arah kebijakan bisnisnya.
''Salah satu kerjasama dengan penandatangan berbagai kesepakatan saling menguntungkan, telah dilakukan UPS Tegal bersama PT Bintang Indokarya Gemilang,'' terang Rektor UPS Tegal Prof Dr Taufiqulloh MHum.
Naskah kesepakatan bersama itu, ditandatangi langsung Rektor UPS Tegal dan Senior Manager HR-IR and Legal PT Bintang Indokarya Gemilang, Edy Suryono SE.
Langkah tersebut menjadi bagian penting, dari upaya kedua belah pihak, dalam menyinergikan dunia akademik dengan sektor industri.
Baca Juga: Juara Umum 1 Festival di Thailand, 13 Siswi SMAN 4 Semarang Tampil di 6 Kota dalam Misi Budaya
Perlu diketahui, industri yang digandeng universitas tersebut, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri alas kaki dengan brand adidas, berdiri sejak 2015. Beralamat di Jl Cendrawasih Km 20, Desa Tengguli, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Meski perusahaan tersebut didirikan 11 tahun lalu, di daerah penghasil Bawang Merah dan Telur Asin, tapi akar perusahaan tersebut sudah ada sejak lama. Yakni, sebagai perusahaan perlengkapan olahraga terkemuka yang didirikan oleh Adolf Dassler, di Jerman, tahun 1949.
MELEBARKAN SAYAP
Kemudian melebarkan sayap mitra usahanya di sejumlah negara, termasuk di Indonesia. Dalam kegiatan produksinya dengan basis merek adidas, di Indonesia, perusahaan itu tidak beroperasi sebagai satu perusahaan tunggal. Melainkan produksinya dilakukan sejumlah perusahaan mitra manufaktur sepatu seperti PT Panarub Industry, PT Adonia Footwear Indonesia, dan PT Bintang Indokarya Gemilang.
''Banyak hal yang dapat dipetik dari kerjasama ini. Seperti upaya memperkuat kualitas riset yang diselenggarakan bersama antara universitas kami dan industri alas kaki yang telah terafiliasi dengan merek sepatu terkenal dari Jerman ini,'' terang Rektor UPS Tegal Prof Dr Taufiqulloh MHum, didampingi Wakil Rektor (WR) III Dr Imam Asmarudin SH MH, usai penandatangan kesepakatan bersama, kemarin.
Selain di bidang riset, kata dia, kesepakatan bersama yang ditandatangani juga menyangkut bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) perusahaan. Antara lain, dengan memberi kesempatan seluas-luasnya karyawan atau pekerja pabrik alas kaki sepatu itu, melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi yang sudah terakreditasi unggul tersebut.
Khususnya melalui pelaksanaan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program tersebut memungkinkan adanya pengakuan atas kualifikasi seseorang yang diperoleh dari pendidikan nonformal, informal, maupun pengalaman kerja ke dalam sektor pendidikan formal.
Artikel Terkait

FLS3N Pageruyung Kendal Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Pencarian Bibit Seniman Muda

Pemprov Jateng Beri Tali Asih untuk Penghafal Al-Qur’an, Capai 2.000 Santri per Tahun

10 Provinsi Perkuat Kolaborasi Energi Bersih, Sampah, dan Giant Sea Wall
