Usung 'Grumegut Nyawiji', Hari Jadi Jateng Digelar di Boyolali, Hadirkan Bazar Murah, Jobfair, Hingga Gratis Ribuan Soto dan Sambal Tumpang

Jumat, 14 Agustus 2026 | 19.29
puskapik

HUT ke-81 Jateng mengusung tema “Gumregut Nyawiji” dengan rangkaian bazar murah, job fair, hiburan, hingga 4.500 porsi soto dan nasi tumpang gratis.

SEMARANG, puskapik.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyiapkan serangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah.

Mengusung konsep kolaborasi, peringatan tahun ini membawa tema "Gumregut Nyawiji", sebagai simbol semangat bersama membangun daerah.

Rangkaian kegiatan mulai bazar pangan murah, job fair, makan gratis, Jateng Sholawat, hingga ajang hiburan gratis. Puncaknya upacara dan resepsi tanggal 19 Agustus pukul 07.00 Wib di Alun-alun Kidul Boyolali.

Baca Juga: Semarak HUT ke-81 RI, Polres Pekalongan Gelar Olahraga Bersama dan Beragam Lomba

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno mengatakan, tema "Gumregut Nyawiji" diangkat dari filosofi bahasa Jawa yang bermakna kolaborasi dan gotong royong.

"Artinya Gumregut Nyawiji itu sebenarnya bahasa Jawa dari kolaborasi. Jadi bareng-bareng bersemangat untuk membangun Jawa Tengah. Ini selaras dengan arahan Pak Gubernur bahwa kita harus berkolaborasi dengan semua pihak," kata Sumarno, Kamis, 13 Agustus 2026, usai memimpin rapat persiapan hari Jadi Jawa Tengah, di Gedung B Lantai 5 Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Sumarno menjelaskan, rangkaian peringatan tahun ini dirancang tersebar di beberapa titik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas, mulai dari Semarang hingga Boyolali.

Baca Juga: Rayakan Kemerdekaan, Pemuda Harus Ambil Peran Untuk Kemajuan Bangsa

Rangkaian acara diawali dengan Upacara Peringatan Hari Jadi yang diselenggarakan di Kabupaten Boyolali.

Selain upacara, Pemprov Jateng juga menggelar Pameran UMKM pada 20–22 Agustus di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang. Pameran ini melibatkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dari berbagai wilayah.

"Volume antusiasmenya sangat besar, hampir semua halaman kantor gubernur penuh tenda. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan momen ini untuk hadir dan membela produk lokal," ujar Sumarno.

Tidak hanya di kompleks Gubernuran, pusat kegiatan hiburan dan budaya juga difokuskan di kawasan PRPP Semarang. Berbagai perlombaan, atraksi seni budaya, hingga pertunjukan musik gratis yang menghadirkan Kla Project dihadirkan untuk menghibur warga.

Di lokasi yang sama, Pemprov Jateng menyelenggarakan kegiatan Fun Run dengan rute melintasi kawasan wisata Puri Maerokoco.

"Kami ingin mempromosikan kembali Puri Maerokoco supaya masyarakat Jawa Tengah mengingat dan mengenal lagi kawasan tersebut," tuturnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait