Warga Kendal Bisa Akses Layanan Sosial Lewat WhatsApp

Dinsos Kendal luncurkan SAPA DINSOS, layanan WhatsApp 24 jam untuk mempermudah masyarakat mengakses informasi bansos, BPJS PBI, hingga rujukan panti.
KENDAL,puskapik.com – Mengakses informasi bantuan dan pelayanan sosial kini semakin mudah. Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kendal menghadirkan SAPA DINSOS, layanan berbasis WhatsApp yang beroperasi selama 24 jam untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi maupun mengakses berbagai layanan sosial.
Inovasi ini dikembangkan untuk memangkas hambatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Warga dapat memulai dengan mengirimkan pesan WhatsApp, kemudian sistem akan memberikan respons otomatis beserta pilihan menu layanan yang dibutuhkan.
Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinsos Kendal sekaligus promotor SAPA DINSOS, Sri Wahyuni, mengatakan sistem tersebut dirancang agar masyarakat tidak perlu menunggu lama hanya untuk memperoleh informasi dasar.
“Ketika masyarakat menyapa dengan pesan, dalam hitungan tidak sampai satu menit sistem akan langsung merespons dan menampilkan pilihan menu yang bisa diakses,” jelas Sri Wahyuni, Kamis 22 Oktober 2026 .
Baca Juga: Cegah TBC dari Balik Jeruji, Lapas Plantungan Perluas Akses Pemeriksaan Kesehatan
Terdapat delapan layanan yang disediakan melalui SAPA DINSOS. Mulai dari usulan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI), adopsi atau pengangkatan anak, pengaduan dan permohonan informasi melalui Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT), registrasi lembaga kesejahteraan sosial, santunan kematian, asistensi rehabilitasi sosial, terapi Latih Adiku, hingga layanan magang dan praktik kerja lapangan (PKL) bagi siswa serta mahasiswa.
Kepala Dinsos Kendal, Albertus Hendri Setyawan, mengatakan cakupan informasi yang disediakan juga meliputi perlindungan sosial, pendataan sosial ekonomi masyarakat, kriteria penerima bantuan sosial, rehabilitasi sosial, serta penanganan kedaruratan bencana.
“Harapan kami, pelayanan publik tersebut dapat kita siapkan dalam aplikasi SAPA DINSOS. Setidaknya pertanyaan-pertanyaan mendasar yang dibutuhkan masyarakat sudah bisa dijawab langsung oleh sistem,” ujar Albertus.
Untuk pertanyaan yang memerlukan penjelasan lebih terperinci, sistem akan mengarahkan pengguna kepada admin teknis sesuai bidang pelayanan. Dinsos Kendal menargetkan respons dari petugas diberikan dalam waktu tidak lebih dari 24 jam.
Tidak hanya mengembangkan pelayanan berbasis digital, Dinsos Kendal juga berupaya memastikan kelompok rentan tetap memperoleh akses layanan secara langsung.
Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar bersamaan dengan pengembangan inovasi SAPA DINSOS. Forum tersebut digunakan untuk menjaring masukan masyarakat sekaligus mengevaluasi standar pelayanan yang telah berjalan.
Dua jenis pelayanan menjadi perhatian, yakni rekomendasi pengiriman penerima manfaat ke panti atau lembaga pelayanan sosial serta terapi rehabilitasi sosial.
Baca Juga: Berkat Program Santri Obah Pemprov Jateng, Para Santri Ini Rasakan Kuliah di Luar Negeri
Layanan rujukan ditujukan bagi kelompok rentan, seperti lansia terlantar, anak terlantar, dan penyandang disabilitas terlantar. Sementara layanan terapi rehabilitasi sosial mencakup fisioterapi dan rehabilitasi bagi anak berkebutuhan khusus serta penyandang disabilitas, termasuk anak dengan kondisi cerebral palsy (CP).
Untuk membantu masyarakat yang terkendala transportasi, Dinsos Kendal menyediakan fasilitas antar-jemput gratis bagi penerima manfaat yang membutuhkan akses menuju layanan terapi maupun rujukan sosial.
“Kami siap memfasilitasi antar-jemput gratis apabila penerima manfaat mengalami kendala transportasi saat akan mengakses layanan terapi maupun rujukan sosial,” tegas Albertus.
Melalui layanan digital dan penguatan pelayanan langsung tersebut, Dinsos Kendal berharap masyarakat semakin mudah memperoleh informasi dan bantuan sesuai kebutuhannya. Pengembangan SAPA DINSOS juga akan terus dilakukan dengan menambah menu interaktif agar pelayanan semakin luas, cepat, dan mudah dijangkau.***
Artikel Terkait

Cegah TBC dari Balik Jeruji, Lapas Plantungan Perluas Akses Pemeriksaan Kesehatan

Berkat Program Santri Obah Pemprov Jateng, Para Santri Ini Rasakan Kuliah di Luar Negeri

Anggota DPR RI Novita Wijayanti Dukung Pemekaran Brebes Selatan, Siap Bantu Perjuangan di Pusat
