1.180 Kicau Mania dari Jatim hingga Jabar Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80

Sebanyak 1.180 peserta dari berbagai daerah meramaikan Kapolres Pekalongan Cup 4. Lomba burung berkicau ini digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
PEKALONGAN, puskapik.com - Lapangan belakang Setda Kabupaten Pekalongan dipadati ribuan pecinta burung berkicau, Minggu (21/6/2026).
Sebanyak 1.180 peserta dari berbagai daerah mengikuti Festival dan Lomba Burung Berkicau Kapolres Pekalongan Cup 4 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Ajang tahunan yang digelar Polres Pekalongan itu tak hanya diikuti peserta dari wilayah Pekalongan dan sekitarnya, tetapi juga diikuti kicau mania dari Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Jawa Barat.
Baca Juga: PSHT Pemalang Sahkan 368 Warga Baru
Pembukaan lomba dihadiri Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Sumar Rosul, S.I.P., M.A.P., Wakapolres Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H., para pejabat utama Polres, panitia, peserta, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, ketua panitia menyampaikan, lomba burung berkicau Kapolres Cup menjadi agenda rutin yang selalu mendapat antusias tinggi dari para penghobi burung.
"Event lomba kicau mania ini dilaksanakan setiap tahun dan peserta tidak hanya berasal dari Pekalongan, tetapi juga dari luar daerah bahkan luar provinsi seperti Jawa Timur dan Jawa Barat," ujarnya.
Baca Juga: Nostalgia Barang Jadul di Pendopo Bang Kodir Bumiayu, Ada Mesin Ketik hingga Radio Transistor
Ia juga mengapresiasi seluruh sponsor, juri dan panitia yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut sehingga dapat berjalan aman dan lancar.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan lomba kicau mania tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat kalinya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat.
"Pelaksanaan lomba burung berkicau ini sudah berlangsung untuk keempat kalinya. Polri menyelenggarakan kegiatan seperti ini sebagai wujud kedekatan kami dengan masyarakat," kata Rachmad dalam sambutannya.
Ia mengapresiasi kerja keras panitia serta tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah.
"Peserta tidak hanya berasal dari Pekalongan, tetapi juga dari Jawa Timur dan Jawa Barat sehingga turut meramaikan lomba tahun ini," ujarnya.
Rachmad menilai hobi memelihara dan melatih burung berkicau membutuhkan kesabaran, keterampilan dan pengorbanan yang tidak sedikit. Karena itu, kompetisi tersebut menjadi wadah bagi para penghobi untuk menunjukkan hasil perawatan dan latihan burung yang dilakukan selama ini.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar melalui meningkatnya aktivitas pelaku usaha selama pelaksanaan lomba.


