Aksi Damai Forlindo Jaya di Kajen Pekalongan, Massa Desak Pemberantasan Korupsi dan Perbaikan Infrastruktur

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06.12
puskapik

LSM Forlindo Jaya bersama elemen masyarakat menggelar aksi damai di Kajen, mendesak pemberantasan korupsi, perbaikan jalan, dan peningkatan pelayanan publik

PEKALONGAN, puskapik.com – Puluhan massa yang tergabung dalam LSM Forum Lestari Indonesia Jaya (Forlindo Jaya) bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi damai di Taman Boulevard Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jumat (17/7/2026).

Dalam aksi tersebut, peserta menyuarakan tuntutan pemberantasan korupsi, penolakan praktik pungutan liar (pungli), pembenahan birokrasi, hingga percepatan perbaikan infrastruktur jalan.

Sekitar 50 peserta mengikuti aksi yang dipimpin Ketua LSM Forlindo Jaya, Islah. Sebelum bergerak menuju Kajen, massa terlebih dahulu berkumpul di Sekretariat Forlindo Jaya di Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar.

Baca Juga: Polres Pemalang Dalami Dugaan Pelecehan yang Viral di Media Sosial

Dengan membawa poster berisi pesan antikorupsi dan kritik terhadap dugaan penyimpangan birokrasi, peserta kemudian melakukan konvoi menggunakan tiga kendaraan dan satu truk towing yang dilengkapi pengeras suara.

Mereka sempat berhenti di Jalan Raya Bebekan, Kedungwuni, untuk berorasi sekaligus membagikan nasi kotak kepada pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian sosial, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Alun-alun Kajen.

Baca Juga: MPLS di SDN Mejasem Barat 01 Tegal, 158 Siswa Diajari Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Kebakaran

Di lokasi aksi, massa dari Forlindo Jaya bergabung dengan LSM Pejuang 24 Pekalongan dan Koalisi Transparansi Pekalongan. Kegiatan diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi.

Dalam orasinya, massa meminta Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat upaya pemberantasan korupsi dan pungli, meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pengaduan masyarakat, membenahi tata kelola pemerintahan, serta mempercepat perbaikan jalan rusak di sejumlah wilayah.

Ketua LSM Forlindo Jaya, Islah, menegaskan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap jalannya pemerintahan di Kabupaten Pekalongan.

"Kami datang bukan untuk mencari sensasi, tetapi menyampaikan aspirasi masyarakat. Kami berharap pemerintah serius menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang telah kami lengkapi dengan bukti, mempercepat perbaikan jalan yang rusak, serta menjaga Kabupaten Pekalongan tetap bersih dari praktik korupsi dan pungutan liar," tegas Islah.

Sekitar pukul 16.00 WIB, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pekalongan menemui peserta aksi untuk berdialog. Hadir dalam kesempatan tersebut Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Muhamad Nurul Chabibi, serta Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf.

Dalam dialog tersebut, Ketua LSM Pejuang 24, Silfa Hadi, meminta pemerintah terus membenahi tata kelola pemerintahan serta memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara profesional. Sementara Islah kembali menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur jalan dan penanganan dugaan pelanggaran yang telah dilaporkan kepada pemerintah.

Menanggapi aspirasi itu, Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman menyatakan pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan pengawasan dari masyarakat.

"Kami bersyukur karena teman-teman LSM masih peduli dan mau memberikan kritik kepada pemerintah. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Jika masih ditemukan praktik-praktik yang tidak benar, silakan laporkan kepada saya, akan kami evaluasi dan tindak tegas sesuai aturan. Mari kita bersinergi membangun Kabupaten Pekalongan yang lebih baik," ujarnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait