Hingga Mei 2026, 28 Pelanggan Salah Naik KA di Stasiun Pekalongan, Begini Tips Supaya Tidak Terjadi Lagi

Sebanyak 28 pelanggan salah naik kereta di Stasiun Pekalongan hingga Mei 2026 KAI mengimbau penumpang lebih teliti memeriksa tiket, peron, dan tujuan perjalanan
PEKALONGAN, puskapik.com, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengingatkan seluruh pelanggan untuk lebih teliti sebelum menaiki kereta api.
Imbauan ini disampaikan menyusul masih ditemukannya kejadian pelanggan yang salah naik kereta api di Stasiun Pekalongan.
Berdasarkan data KAI Daop 4 Semarang, hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 28 pelanggan di Stasiun Pekalongan mengalami salah naik kereta api.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Brebes, Minggu 7 Juni 2026 Didominasi Cuaca Cerah Berawan
Meski jumlah tersebut relatif kecil dibanding total volume pelanggan yang dilayani, KAI tetap memberikan perhatian serius karena berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bahwa sebagian besar kasus terjadi karena pelanggan terburu-buru saat boarding dan kurang memperhatikan informasi perjalanan yang tertera pada tiket maupun pengumuman yang disampaikan petugas stasiun.
Baca Juga: Wagub Jateng Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Pesisir Pantai Rembang
"Masih terdapat pelanggan yang terburu-buru saat akan naik kereta sehingga kurang memperhatikan nama kereta, nomor perjalanan, tujuan, maupun informasi peron keberangkatan. Karena itu kami mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu melakukan pengecekan kembali sebelum memasuki rangkaian kereta," ujar Luqman.
Menurutnya, ketelitian pelanggan menjadi faktor penting dalam menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan sesuai tujuan.
Pelanggan diharapkan memastikan kesesuaian nama kereta api, nomor perjalanan, relasi, serta jam keberangkatan yang tertera pada tiket sebelum naik ke dalam kereta.
Sebagai langkah pencegahan, KAI Daop 4 Semarang terus mengoptimalkan berbagai saluran informasi perjalanan. Petugas boarding secara aktif melakukan pemeriksaan tiket sebelum pelanggan memasuki area peron sekaligus memberikan informasi terkait kereta yang akan diberangkatkan.
Informasi juga tersedia melalui papan informasi elektronik, monitor stasiun, aplikasi Access by KAI, serta pengumuman melalui pengeras suara.
Selain itu, KAI akan memperkuat sistem informasi perjalanan melalui pengumuman berulang yang menyebutkan nomor peron, nama kereta api, dan stasiun tujuan akhir secara konsisten di area keberangkatan.
Di dalam perjalanan, kondektur juga akan memberikan pengumuman relasi kereta sebelum dan sesaat setelah keberangkatan untuk mengantisipasi adanya pelanggan yang salah tujuan.
"Kami juga terus melakukan evaluasi terhadap fasilitas informasi visual seperti signage, papan petunjuk, jadwal perjalanan, hingga media informasi digital agar semakin mudah dilihat dan dipahami pelanggan," tambah Luqman.
Artikel Terkait

Bobol SD Negeri Pegandon Pekalongan, Tiga Pelaku Pencurian Tablet dan Uang Tunai Ditangkap Polisi

Warga Pekalongan Mulai Aktif Manfaatkan Layanan Call Center 110, Polisi Respons Cepat Setiap Aduan
