Kunjungan WNA Menggunakan KA di Stasiun Pekalongan Capai 4.758 Orang pada Semester I 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14.14
puskapik

Sebanyak 4.758 wisatawan mancanegara menggunakan layanan kereta api di Stasiun Pekalongan selama Semester I 2026, meningkat 2,15 persen dibanding tahun lalu.

PEKALONGAN, puskapik.com - Layanan kereta api di Stasiun Pekalongan mencatat antusiasme yang tinggi dari warga negara asing atau WNA.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 4.758 penumpang WNA menggunakan layanan kereta api untuk melakukan perjalanan dari dan menuju Stasiun Pekalongan.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencatat sebanyak 4.658 penumpang WNA.

Baca Juga: Nawal Yasin Ingin Gerakan Genre Tak Berhenti pada Ajang Apresiasi, Siapkan Penggerak Remaja Hingga Pelosok Daerah

Dengan demikian, terdapat kenaikan sebanyak 100 penumpang atau sebesar 2,15 persen.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa Kota Pekalongan terus menarik perhatian wisatawan asing yang menjelajahi wilayah Pulau Jawa menggunakan moda transportasi kereta api.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa kereta api menjadi salah satu pilihan wisatawan asing karena menawarkan kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan.

Baca Juga: Puluhan UMKM Ramaikan Semarak Ekonomi Kreatif di Brebes

“Moda kereta api memberikan pengalaman perjalanan yang efisien dan menyenangkan bagi wisatawan mancanegara yang ingin mengenal lebih dekat berbagai potensi wisata dan budaya di wilayah Jawa Tengah,” ujar Luqman.

Luqman mengatakan bahwa peningkatan jumlah wisatawan mancanegara di Kota Pekalongan menunjukkan peran strategis kereta api dalam mendukung sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Akses transportasi yang mudah serta konektivitas antarkota menjadi faktor penting yang mendorong wisatawan untuk menjelajahi berbagai destinasi menggunakan kereta api.

Selain menyediakan layanan transportasi, KAI berkomitmen mendukung pengembangan potensi wisata daerah melalui peningkatan kualitas pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan. KAI Daop 4 Semarang secara rutin melakukan perawatan prasarana, pemeriksaan jalur, serta penguatan sarana pendukung agar perjalanan kereta api tetap aman dan lancar.

KAI berharap tren positif tersebut terus berlanjut seiring meningkatnya minat wisatawan asing untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta api.

“Kami optimistis kolaborasi antara KAI, pemerintah daerah, dan para pelaku pariwisata akan semakin memperkuat citra Kota Pekalongan sebagai destinasi wisata yang menarik dan mudah dijangkau dengan kereta api,” tutup Luqman. **

Artikel Terkait