Wabup Pemalang Resmikan Dapur Makan Bergizi Gratis di Randudongkal
Senin, 20 Oktober 2025 | 19.57

PEMALANG, puskapik.com – Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Randudongkal 3 di Kecamatan Randudongkal, Minggu 19 Oktober 2025. Dalam sambutannya, Wabup N...
PEMALANG, puskapik.com – Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Randudongkal 3 di Kecamatan Randudongkal, Minggu 19 Oktober 2025.
Dalam sambutannya, Wabup Nurkholes menyampaikan bahwa saat ini di Kabupaten Pemalang baru terdapat 20 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif.
Sementara itu, pemerintah daerah menargetkan pembentukan hingga 125 SPPG di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang.
Nurkholes mengakui, tantangan utama dalam pengembangan SPPG terletak pada permodalan dan biaya operasional.
“Kendalanya pada modal, karena pengelolaan secara proporsional ternyata tidak murah, tapi mahal. Namun yang terpenting masyarakat terjamin kualitas makanan dan bahan bakunya,” ujarnya.
Nutkholes pun berpesan kepada seluruh pengelola SPPG agar terus menjaga standar kualitas makanan serta bahan baku untuk menjamin keamanan gizi bagi para penerima manfaat.
Dirinya menekankan pentingnya koordinasi dengan dinas terkait dalam mempercepat proses Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sehingga penyaluran bantuan dapat segera dilakukan.
“Saya mohon kepada dinas terkait untuk membantu memfasilitasi dan mempercepat proses pengajuan SLHS agar segera tersalurkan kepada penerima manfaat,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Wahsan Tunas Barokah, Teguh, menyampaikan bahwa SPPG Randudongkal 3 merupakan dapur MBG pertama yang dikelola oleh yayasannya.
Teguh menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung program pemerintah daerah dalam penyediaan makanan bergizi gratis bagi masyarakat.
“Insya Allah kami akan menyiapkan dapur MBG di Kabupaten Pemalang atas izin dan dukungan dari pemerintah daerah,” kata Teguh.
Lebih lanjut, Teguh menjelaskan bahwa SPPG Randudongkal 3 akan melayani lebih dari 3.000 penerima manfaat. Mereka terdiri atas peserta didik, balita, ibu menyusui, serta ibu hamil di wilayah Kecamatan Randudongkal dan sekitarnya.



