Keren! Dua Pelajar Pemalang Raih Emas di Kejurnas Silat Piala Panglima TNI

Dua siswa SMPN 2 Pemalang, Rizki dan Hanif, meraih medali emas di Kejurnas Pencak Silat Piala Panglima 2026. Keduanya tampil membela RGP Fighter Club.
PEMALANG, puskapik.com – Dua siswa SMP Negeri 2 Pemalang, Rizki Pawang Setiawan dan Hanif Haninda Aulia Wibowo, berhasil menyabet medali emas dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Piala Panglima 2026.
Keduanya tampil mewakili RGP Fighter Club dalam kejuaraan yang digelar di GOR Manahan, Surakarta, pada 11-13 September 2026. Ajang tersebut diikuti pesilat dari berbagai daerah di Indonesia.
Persaingan dalam kejuaraan berlangsung ketat. Sebanyak 1.750 pesilat dari berbagai klub turun bertanding dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di gelanggang.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Saksikan Langsung Perjuangan Kafilah Jateng pada MTQ Nasional XXXI
Di tengah persaingan itu, Rizki dan Hanif mampu menunjukkan performa terbaik hingga menggapai podium tertinggi. Dua medali emas yang mereka raih sekaligus menambah catatan prestasi pelajar Pemalang di kancah pencak silat nasional.
Kepala SMP Negeri 2 Pemalang, Joko Priyono, mengapresiasi capaian para siswanya. Selain dua medali emas, sejumlah siswa SMPN 2 Pemalang juga berhasil membawa pulang medali perunggu dari ajang tersebut.
“Alhamdulillah, anak-anak kami berhasil meraih beberapa prestasi, di antaranya medali emas dan perunggu. Tentunya capaian ini menjadi motivasi bagi siswa maupun sekolah untuk terus berprestasi,” ujar Joko kepada wartawan, Senin 14 September 2026.
Baca Juga: MTQ Nasional XXXI di Jateng Kuatkan Jalinan Kolaborasi dan Kebersamaan
Joko mengatakan, prestasi tersebut tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Sekolah memberikan perhatian sejak proses penjaringan siswa hingga mendampingi mereka yang mengikuti kompetisi.
Pembinaan juga dilakukan dengan menggandeng pelatih dari luar sekolah maupun klub tempat para siswa berlatih.
“Untuk siswa yang berprestasi, pendampingan dari pelatih kami berikan lebih intensif sebagai persiapan menghadapi berbagai event, sehingga mereka bisa tampil maksimal,” jelas Joko Priyono.
SMPN 2 Pemalang berkomitmen mempertahankan program pembinaan olahraga melalui kegiatan ekstrakurikuler. Sekolah juga akan terus merekrut siswa berbakat dan menghadirkan pelatih untuk meningkatkan kemampuan mereka.
Menurut Joko Priyono, keberhasilan pembinaan atlet pelajar juga membutuhkan dukungan dari keluarga. Karena itu, komunikasi dan kerja sama antara sekolah, pelatih, serta orang tua perlu terus diperkuat.
“Kolaborasi antara sekolah, pelatih dan orang tua sangat penting agar prestasi anak-anak dapat dipertahankan dan terus meningkat di event-event berikutnya,” ungkapnya.
Sementara itu atlet peraih emas, Rizki Pawang Setiawan, mengaku bersyukur sekaligus bangga dapat menjadi juara dalam Kejurnas Piala Panglima 2026. Raihan tersebut justru membuatnya ingin meningkatkan intensitas latihan.
“Alhamdulillah, senang bisa mendapatkan medali emas. Ke depannya saya ingin latihan lebih giat lagi,” ujar Rizki.
Dalam perjalanannya menuju podium juara, Rizki menyebut babak semifinal menjadi pertandingan yang paling menguras tenaga dan pikiran. Sebaliknya, ia merasa dapat tampil lebih baik ketika menghadapi lawan di partai final.
“Kalau yang berat itu justru saat semifinal. Kalau final tidak terlalu berat,” ungkapnya.
Rizki menyadari bahwa prestasi di arena pencak silat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik. Kondisi fisik dan kesiapan mental juga menjadi faktor penting ketika menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.
“Untuk menjadi juara, latihan fisik harus lebih keras dan mental juga harus kuat,” tegasnya.
Setelah meraih medali emas, Rizki tidak ingin berhenti pada pencapaian tersebut. Bersama RGP Fighter Club, ia bertekad terus meningkatkan kemampuan agar dapat kembali meraih prestasi pada kompetisi berikutnya.
“Setelah menjadi juara, saya tidak boleh merasa cukup. Justru harus lebih giat berlatih. Kalau ingin juara lagi, fisik harus lebih kuat, teknik harus lebih matang, mental harus lebih siap, dan sparing harus lebih sering,” pungkasnya.
Artikel Terkait

Dua Pekerja Tewas Tertimbun Longsor Saat Gali Pondasi Rumah di Watukumpul Pemalang

Dari Kendal ke Pasar Global, Godrej Siapkan Ekspansi Produksi Hampir Rp500 Miliar

Senopati Club Academy Juara Umum Turnamen Pencak Silat Piala Rektor UPS Tegal
