Polres Pemalang Gandeng BLK, Pengangguran Bisa Ikut Pelatihan Gratis

Polres Pemalang gandeng BLK gelar pelatihan keterampilan gratis bagi warga pengangguran usia produktif lewat program inovatif Polisi Peduli Pengangguran.
PEMALANG, puskapik.com – Polres Pemalang membuka akses pelatihan keterampilan gratis bagi warga usia produktif yang belum bekerja melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Program ini dijalankan dengan menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK).
Melalui program tersebut, kepolisian berupaya membantu masyarakat meningkatkan keterampilan agar lebih siap memasuki dunia kerja. Langkah ini sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam menekan angka pengangguran.
Pelaksanaan program diawali dengan pendataan warga yang belum bekerja oleh personel Bhabinkamtibmas di desa dan kelurahan. Pendataan ini bertujuan memastikan fasilitasi pelatihan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
BLK Pemalang menyediakan sejumlah pilihan kejuruan, mulai dari operator menjahit, teknik las, otomotif sepeda motor, tata boga, desain grafis, teknisi AC residensial, hingga bahasa Jepang untuk persiapan magang ke luar negeri.
Baca Juga: Bupati Tegal Dukung Operasi Patuh Candi 2026 untuk Tekan Kecelakaan
Kapolres Pemalang, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, mengatakan, program Poliran merupakan bagian dari pelaksanaan program prioritas Kapolri yang mengedepankan kedekatan dan kerja sama antara polisi dengan masyarakat.
“Ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kapolri, melalui visi Polisi Bersama Masyarakat,” kata Anggaito, Minggu 25 Oktober 2026.
Menurutnya, persoalan pengangguran tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat, tetapi juga berpotensi memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban.
Karena itu, peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi warga dinilai menjadi salah satu langkah pencegahan.
“Pengangguran berkorelasi dengan kerawanan kamtibmas. Dengan membantu masyarakat mandiri secara ekonomi, kami sekaligus melakukan upaya preventif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Pemalang,” ujarnya.
Anggaito menjelaskan, Polres Pemalang tidak memberikan pelatihan teknis secara langsung. Dalam program ini, kepolisian berperan sebagai penggagas sekaligus fasilitator yang menghubungkan warga dengan BLK sebagai lembaga penyedia pelatihan.
Adapun pelaksanaan pelatihan akan ditangani oleh instruktur profesional dari BLK Pemalang sesuai bidang kejuruan yang dipilih peserta. Dengan bekal keterampilan itu, warga diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan maupun mengembangkan kemandirian ekonomi.***



