Ratusan Personel Gabungan Siap Amankan Pilkades Serentak 2026 di Pemalang

Selasa, 20 Oktober 2026 | 21.37 WIB
Apel Gelar Pasukan Pilkades Serentak 2026 di Pemalang
Apel Gelar Pasukan Pilkades Serentak 2026 di Pemalang

Sebanyak 726 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Pemalang disiapkan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.

PEMALANG, puskapik.com – Sebanyak 726 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Pemalang disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.

Pengamanan diperkuat untuk memastikan pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 9 November mendatang berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kesiapan personel tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Aman Desa 2026 di Alun-alun Pemalang, Senin 19 Oktober 2026, Apel dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang Nurkholes.

Baca Juga: Tanggapi Isu Hengkang, Plt Bupati Pemalang Nurkholes Tegaskan Masih Loyal dengan Partai Golkar

Usai apel, Plt Bupati Nurkholes mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mematangkan persiapan pengamanan seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026.

Pengamanan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, hingga jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang di tingkat kabupaten dan desa. Sejumlah organisasi perangkat daerah dilibatkan dalam pemantauan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pemilihan.

Ia menegaskan, koordinasi dan kerja sama seluruh pihak menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama tahapan Pilkades berlangsung.

Dalam amanatnya, Nurkholes turut mengingatkan personel agar menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Ia juga meminta seluruh petugas memperhatikan kesehatan serta keselamatan selama menjalankan pengamanan.

“Kepada seluruh personel pengamanan, laksanakan tugas dengan penuh dedikasi, jaga kesehatan dan keselamatan, serta jadikan pengabdian ini sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya.

Nurkholes mengajak seluruh pihak untuk menyatukan langkah, memperkuat sinergi, dan meningkatkan kesiapsiagaan demi mewujudkan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Pemalang yang aman, damai, tertib, dan demokratis.

Sementara itu, Kapolres Pemalang, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, menyebut apel gelar pasukan sebagai bentuk kesiapan personel beserta sarana dan prasarana dalam mendukung pengamanan Pilkades Serentak 2026.

Ia mengatakan, koordinasi antara Pemkab Pemalang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, dan masyarakat telah terjalin dengan baik. Kesiapan tersebut didukung sumber daya manusia serta sarana dan prasarana yang telah dipersiapkan untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.

Baca Juga: Kolaborasi Pemkab Pekalongan dan PNM Bersinergi Dorong UMKM Naik Kelas, Ini Programnya

Menurut Anggaito, pengamanan tidak hanya dilakukan saat pemungutan suara, tetapi juga mencakup sejumlah tahapan sebelumnya.

Di antaranya pemeriksaan kesehatan bakal calon kepala desa, pembekalan, pengambilan nomor urut, serta tahapan lain yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkades.

Seluruh kebutuhan pengamanan, mulai dari personel, anggaran, hingga sarana dan prasarana, telah dikoordinasikan bersama pihak terkait.

“Untuk pasukan dari Polres sudah kita siapkan sebanyak 453 personel, ditambah perbantuan dari TNI dan pemerintah kabupaten, sehingga totalnya mencapai 726 personel,” jelasnya.

Ratusan personel tersebut nantinya ditempatkan di setiap kecamatan dengan mempertimbangkan tingkat kerawanan wilayah. Penempatan ini dilakukan agar pengamanan dapat disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing daerah.

Anggaito berharap seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Pemalang dapat berlangsung aman dan kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu jalannya pemilihan.

Dalam kegiatan tersebut, Nurkholes menyematkan pin kepada perwakilan petugas dari unsur Polri, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Perlindungan Masyarakat (Linmas).

Penyematan pin itu menjadi simbol kesiapan personel gabungan dalam menjalankan tugas pengamanan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Pemalang.***

Artikel Terkait