1.196 PMR Madya dan Wira Ikuti Jumbara PMR XVII 2026 Kabupaten Tegal

Minggu, 8 November 2026 | 12.36 WIB
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman membuka Jumabara XVII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Martoloyo, Desa Suniarsih, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jumat , 6 November 2026 sore.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman membuka Jumabara XVII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Martoloyo, Desa Suniarsih, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jumat , 6 November 2026 sore.

Sebanyak 1.196 anggota PMR Madya dan Wira mengikuti Jumbara PMR XVII 2026 Kabupaten Tegal untuk mengasah keterampilan, jiwa kemanusiaan dan kepalangmerahan.

SLAWI, puskapik.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal sukses menggelar Upacara Pembukaan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR XVII Tahun 2026.

Ajang bergengsi bagi relawan muda ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman di Bumi Perkemahan Martoloyo, Desa Suniarsih, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jumat , 6 November 2026 pukul 15.00 WIB.

Pembukaan Jumbara tahun ini tidak hanya menjadi hajatan regional, tetapi juga mendapat sorotan internasional.

Baca Juga: Bupati Ischak Minta PWI Kabupaten Tegal Perkuat Profesionalisme dan Sinergi

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Tegal, Wakil Ketua dan Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PMI Provinsi Jawa Tengah, serta para Ketua dan Kepala Markas PMI Kabupaten/Kota se-Koordinator Wilayah (Korwil) III Jawa Tengah.

Upacara pembukaan Jumbara PMR XVII kali ini juga dihadiri oleh perwakilan PMI Pusat serta delegasi International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), dari BSM Malaysia.

Kehadiran para pimpinan dan delegasi tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus penguatan komitmen bersama dalam mengembangkan pembinaan generasi muda Palang Merah Remaja (PMR) yang Berkarakter, Kompeten, dan Profesional.

Baca Juga: Puteri Srikandi 234 SC Tegal Jadi Wadah Perempuan Muda Berkarya

Ketua Panitia Penyelenggara, Akhmad Mukhtamirin menyebutkan, Jumbara PMR XVII yang berlangsung selama empat hari (6–9 November 2026) ini diikuti oleh total 1.196 peserta dari 46 kontingen, yang terdiri atas 33 kontingen PMR Unit Madya (setingkat SMP/MTs) dan 13 kontingen PMR Unit Wira (setingkat SMA/SMK/MA) se-Kabupaten Tegal.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PMI Kabupaten Tegal atas konsistensinya dalam membina calon relawan masa depan.

Ia menekankan pentingnya peran PMR di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Melalui wadah ini, anggota PMR Madya dilatih untuk menjadi teman yang saling mendukung (peer support), sementara anggota PMR Wira dipersiapkan menjadi pendidik sebaya (peer educator) yang mampu menyebarkan pengaruh positif dan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan mereka.

Selama perkemahan berlangsung, ribuan peserta akan ditempa melalui tiga kelompok kegiatan utama yang edukatif dan kompetitif,

Jumpa: Meliputi Youth Station, Inobin-eR, Aksi Cepat Tepat, Remaja Tangguh, dan Sarasehan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Bakti: Berfokus pada Media KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi), Jurnalistik Remaja, serta kegiatan Bakti Masyarakat.

Gembira: Menghadirkan keseruan melalui Camp to Camp, Wahana Kepalangmerahan, dan aktivitas perkemahan.

Untuk menjaga objektivitas dan kualitas evaluasi, panitia melibatkan tim juri gabungan dari pelatih PMR, relawan KSR, serta perwakilan PMI Kabupaten/Kota se-Koordinator Wilayah (Korwil) III Jawa Tengah.

Adapun materi dan wawasan kepalangmerahan diisi oleh narasumber ahli dari PMI Provinsi Jawa Tengah, BPBD Provinsi Jawa Tengah, PMI Kabupaten Tegal, hingga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal.

Di akhir kegiatan, para peserta terbaik akan dianugerahi piagam serta medali untuk peringkat I, II, III, dan Harapan I, II, III.

Kontingen dengan performa paling baik juga berhak membawa pulang Piala Bergilir Bupati Tegal untuk kategori Juara Umum PMR Madya dan Wira. **

Artikel Terkait