1.317 Pelajar di Kabupaten Tegal Semarakkan Islamic Youth Festival JSIT Indonesia 2026

Sabtu, 26 September 2026 | 21.52 WIB
Islamic Youth Festival Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia 2026 diselenggarakan oleh JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Tegal di halaman SIT MI Luqman Al Hakim Slawi, Sabtu, 26 September 2026.
Islamic Youth Festival Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia 2026 diselenggarakan oleh JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Tegal di halaman SIT MI Luqman Al Hakim Slawi, Sabtu, 26 September 2026.

Sebanyak 1.317 pelajar mengikuti Islamic Youth Festival JSIT Indonesia 2026 di Kabupaten Tegal melalui kompetisi akademik, olahraga, seni, dan tahfidz.

SLAWI, Puskapik.com – Sebanyak 1.317 pelajar dari jenjang TK/RA, SD/MI, hingga SMP/MTs menyemarakkan gelaran Islamic Youth Festival (IYF) 2026 yang diselenggarakan oleh Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Daerah Kabupaten Tegal.

Ajang bergengsi yang terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) ini hadir sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, mengasah kemampuan, menumbuhkan semangat kompetisi secara sehat serta membangun karakter melalui berbagai bidang.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Koordinator Wilayah Kecamatan (KWK) Kecamatan Adiwerna Subroto, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Tegal By Roni Sulkhan, Ketua JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Tegal Arief Rahman Hakim, Pengawas JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Tegal Wiyarso, serta jajaran ketua yayasan, kepala sekolah/madrasah, dan komite sekolah.

Baca Juga: Plt Bupati Nurkholes Nostalgia Vespa di Deklarasi SOG Indonesia Chapter Pemalang

Dalam sambutannya, Ketua Panitia IYF 2026, Eni Nuraini, menjelaskan bahwa kompetisi ini digelar secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Secara teknis, IYF tahun ini dibagi menjadi dua rangkaian utama, yaitu olimpiade mata pelajaran (secara daring) dan non-mata pelajaran (secara luring).

“Olimpiade mata pelajaran telah kami laksanakan secara online serentak di seluruh Indonesia pada 21 September sampai 24 September 2026. Bidang yang diperlombakan meliputi IPS, Sains, Matematika, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Untuk Kabupaten Tegal, antusiasmenya sangat luar biasa dengan partisipasi mencapai 716 peserta," ujar Eni Nuraini, pada pembukaan IYF 2026 di Halaman SIT MI Luqman Al Hakim Slawi, Sabtu, 26 September 2026.

Sementara itu, olimpiade non-mata pelajaran yang berfokus pada pengembangan potensi olahraga dan seni berhasil menyedot perhatian 601 peserta. Cabang yang dilombakan meliputi turnamen futsal dan panahan untuk tingkat SD/MI dan SMP/MTs, lomba mewarnai tingkat TK/RA dan SD/MI, lomba menggambar tingkat SD/MI, serta lomba Tahfidz untuk semua jenjang (TK/RA, SD/MI, SMP/MTs). Dengan demikian, total akumulasi peserta IYF di Kabupaten Tegal mencapai 1.317 anak.

Eni menegaskan, angka tersebut mencerminkan besarnya semangat, perjuangan, keberanian, dan harapan dari generasi muda untuk terus berprestasi.

Pihak panitia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru, orang tua, dewan juri, wasit, sponsor, serta mitra yang telah mendukung penuh kesuksesan acara ini.

"Kepada para peserta, jangan takut mencoba dan berproses. Jangan pernah merasa kalah hanya karena belum menjadi juara, sebab keberanian untuk berkompetisi adalah sebuah prestasi,”imbuhnya.

Seluruh pemenang di tingkat kabupaten ini selanjutnya akan dikirim untuk berjuang di IYF tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan dilaksanakan pekan depan di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Baca Juga: Kendal Tornado FC Kehilangan Kendali di Akhir Laga, Barito Putera Bangkit dari Ketertinggalan

Pada kesempatan yang sama, Ketua JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Tegal, Arief Rahman Hakim, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. IYF tahun ini menjadi momentum perdana bagi Kabupaten Tegal untuk menyelenggarakan festival ini secara mandiri di tingkat daerah.

"Secara nasional, IYF 2026 merupakan IYF kedua yang diselenggarakan JSIT Indonesia, tetapi pertama kali diselenggarakan oleh JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Tegal dan kabupaten lainnya. Dengan total peserta mencapai 1.317 orang, pencapaian yang sangat luar biasa," kata Arief.

Arief menegaskan, kompetisi IYF ini tidak eksklusif bagi anggota JSIT saja, melainkan terbuka lebar untuk seluruh siswa-siswi dari sekolah non- JSIT, baik swasta maupun negeri.

Sementara itu, acara dibuka dengan penampilan seni tarui diswa TKIT Salimah Adiwerna dan SIT MI Bina Amanah Sidapurna, Dukuhturi. ***

Artikel Terkait