824 Kafilah Adu Prestasi Olahraga dan Seni di Porsadin VIII Jateng

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13.28 WIB
Ketua Umum DPP FKDT Lukman Hakim, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII Jateng di Pendapa  Amangkurat Slawi, Kabupaten Tegal, Jumat , 9 Oktober 2026.
Ketua Umum DPP FKDT Lukman Hakim, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII Jateng di Pendapa Amangkurat Slawi, Kabupaten Tegal, Jumat , 9 Oktober 2026.

Sebanyak 824 kafilah dari 35 kabupaten/kota mengikuti Porsadin VIII Jateng di Kabupaten Tegal. Ajang ini mempertandingkan 30 cabang olahraga dan seni antarsantri.

SLAWI, puskapik.com - Sebanyak 824 kafilah dari 35 kabupaten/ kota se- Jateng mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII Tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Pembukaan berlangsung meriah di Pendopo Amangkurat, Kabupaten Tegal, Jumat, 9 Oktober 2026 malam.

Ajang bergengsi bertema "Jayakan Negeri dengan Budi Pekerti" ini diikuti 396 santri dan 428 santriwati ini yang berlaga di 30 cabang perlombaan pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Baca Juga: Pegiat Sepak Bola dan Suporter Dukung Penataan Ulang Kawasan Stadion Mochtar Pemalang

Porsadin diharapkan menjadi wadah efektif untuk mengasah kemampuan, menumbuhkan sportivitas, serta mempererat silaturahmi antarsantri.

Dalam sambutannya, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu siap mendukung kegiatan yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat, khususnya dalam pengembangan pendidikan keagamaan dan pembinaan karakter generasi muda.

Baca Juga: 100 Warga Linggapura Brebes Jalani Tracing TBC, Ada Pemeriksaan Dahak hingga Rontgen

"Pada prinsipnya, kalau untuk kemaslahatan dan kebaikan, kami Pemerintah Kabupaten Tegal siap untuk bersama-sama," ujar Ischak.

Sebagai bukti nyata kepedulian terhadap pendidikan keagamaan, Ischak memaparkan program insentif bagi guru ngaji di Kabupaten Tegal. Pada tahun 2026, sekitar 9.300 guru ngaji telah menerima insentif sebesar Rp2 juta per orang per tahun. Pemerintah daerah bahkan berencana menaikkan jumlah penerima menjadi 10.500 orang pada tahun 2027, dengan proyeksi anggaran yang meningkat dari Rp18 miliar menjadi Rp21 miliar per tahun.

Meski saat ini seluruh daerah sedang menghadapi tantangan efisiensi anggaran, Ischak mengajak semua pihak untuk menjaga komitmen tersebut.

"Dibutuhkan perjuangan dan komitmen bersama agar pemerintah dan para guru ngaji bisa terus bersinergi dalam memperhatikan kesejahteraan mereka," tuturnya.

Kesiapan dan potensi besar Kabupaten Tegal ini mendapat respons positif secara nasional. Ketua Umum DPP Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Lukman Hakim, secara terbuka berharap Kabupaten Tegal dapat menjadi tuan rumah Porsadin tingkat nasional pada tahun 2028.

Lukman juga mengaku terharu dengan soliditas kepanitiaan di Jawa Tengah. "Saya terenyuh melihat kekompakan dari FKDT. Walaupun kondisi keuangan terbatas, semangatnya luar biasa. Porsadin ini merupakan bagian dari ikhtiar kita untuk mencari dan mengembangkan talenta-talenta santri di kalangan Madrasah Diniyah Takmiliyah," tambahnya.

Senada dengan hal itu, Ketua Panitia Pelaksana Porsadin VIII, Ahmad Sururi, menyampaikan terima kasih kepada jajaran Pemkab Tegal. Menurutnya, madrasah diniyah adalah garda terdepan dalam membangun pendidikan karakter dan budi pekerti bangsa.

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tegal, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, pengurus FKDT, para kepala daerah se-Jawa Tengah, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jateng, serta para ulama dan pengasuh pondok pesantren.

Adapun perlombaan olahraga dan seni dilaksanakan di gedung perkantoran di lingkungan Pemkab Tegal, GOR Tri Sanja, Gedung Serba Guna Perumda Air Minum Tirta Ayu, dan GOR Puma Bharatangkas Dukuhturi. **

Artikel Terkait