Bank Indonesia Tegal Gelar Edukasi Kebanksentralan dan Literasi Keuangan di Daerah Bencana Desa Padasari

BI Tegal gelar edukasi rupiah dan literasi keuangan di SD Padasari 01 serta salurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa terdampak bencana tanah bergerak.
SLAWI, puskapik.com - Bank Indonesia Tegal menggelar Edukasi Kebanksentralan dan literasi keuangan serta penyaluran bantuan terdampak bencana kepada siswa- siswi SD Negeri Padasari 01 Desa Padasari, Selasa, 31 Maret 2026.
Kegiatan dipusatkan di Masjid Al Barkah di Dukuh Pengasinan diikuti siswa kelas 1 sampai 6 serta para guru.
Hadir di tengah- tengah para siswa Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal Bimala dan jajarannya.
Baca Juga: Dongkrak IPM, BPS Minta Pemalang Fokus Tingkatkan Rata-rata Lama Sekolah
Para siswa tampak semangat mengikuti kegiatan yang diselingi dengan kuis berhadiah "THR".
Kepala KPw BI Tegal Bimala mengajukan pertanyaan ringan, menguji pengetahuan siswa tentang uang Rupiah.
Seperti menebak gambar Tari di uang kertas pecahan Rp5.000, gambar pemandangan alam yang ada di uang kertas Rp20.000 dan gambar pahlawan di uang Rp 50.000.
"Sebutkan tarian apa yang ada di uang kertas pecahan lima ribu ? Yang ke depan dapat hadiah," tutur Bimala.
Baca Juga: Sekda Jateng Minta Inspektorat Berani Tegur Kepala Daerah jika Ada Indikasi Pelanggaran
Pertanyaan disambut para siswa dengan mengacungkan jari dan enam anak maju untuk menjawab.
Tiga siswa menjawab Tari Gambyong, sedangkan tiga siswi menjawab Tari Gombyang. Ketiga siswa yang menjawab Tari Gambyong mendapat hadiah uang senilai Rp20.000.
Dua pertanyaan lain tentang gambar pemandangan alam yang tercetak di uang Rp20.000 dan gambar pahlawan di uang Rp 50.000 juga dapat dijawab oleh siswa dengan menyebutkan Kepulauan Derawan dan Ir. H. Djuanda Kartawidjaja.
Dalam sesi tersebut, Bimala juga menyisipkan pesan kepada para siswa agar memperlakukan uang rupiah dengan baik.
"Sayangi uang, jangan dilipat, jangan dibasahi, jangan distapler, jangan dicoret- coret, jangan diremas. Supapa apa? Supaya yang pegang uang bisa kenal ciri- ciri uang rupiah, " tutur Bimala.
Kegiatan edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan ini tak hanya menambah pengetahuan siswa tentang kebangsentralan, sekaligus mendorong pemulihan psikologis anak-anak korban bencana tanah bergerak di Padasari.
Akibat bencana yang terjadi awal Februari 2026, banyak diantara siswa yang kehilangan tempat tinggal termasuk sekolah yang dicintai ikut roboh dan tidak bisa digunakan lagi.
"Hari ini kami bertemu anak- anak untuk menyerahkan bantuan berupa peralatan sekolah, ada tas, alat tulis, sepatu dan meja lipat. Sebelumnya kami juga sudah ke SD Negeri Padasari 02," terang Bimala.
Bantuan peralatan sekolah diberikan kepada 223 siswa SD Negeri Padasari 01 dan 60 siswa SD Negeri Padasari 02.
Menurut Bimala, dana yang telah disalurkan kepada kepada korban bencana di Padasari merupakan hasil penggalangan dana masyarakat oleh Bank Indonesia bersama dengan Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) dalam kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2026 lalu.
Tidak hanya bantuan material, kegiatan tersebut dirangkai dengan program edukasi yang menyenangkan, seperti pengenalan Rupiah serta cerita interaktif yang mengajarkan nilai-nilai cinta, bangga, dan paham Rupiah sejak dini.
Sosialisasi disampaikan Tri Aji Mulyadi dan Khansa Nurfa Dzakiyya (Juara 1 Lomba Dongeng Tahun 2025).
"Edukasi ini diberikan supaya anak- anqak terisi kegiatannya dan juga memahami bagaimana mereka harus menjaga rupiah sebagai simbol kedaulatan negara," tuturnya.
Bimala menambahkan, sebagai wujud kepedulian kepada korban bencana di Desa Padasari, Kecanatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, KPw BI Tegal juga telah memberikan bantuan berupa sembako dan peralatan pengungsian.
Bantuan diserahkan melalui Forum Koordinasi Relawan Penanggulangan Bencana (FKRPB) Kabupaten Tegal disaksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal.
Plt Kepala SD Negeri Padasari 01 Dakhori menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPw BI Tegal yang menyelenggarakan acara tersebut.
"Kami gembira, anak- anak juga gembira sekali. Ini bisa.menjadi penyemangat anak- anak," terang Dakhori.
Hal senada diungkapkan Ketua Kelompok Wilayah Kerja ( KWK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Jatinegara Susanto.
Menurutnya, bantuan yang diberikan KPwBI Tegal kepada para siswa sangat menunjang kegiatan belajar siswa yang terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari.
Sementara, kegiatan belajar mengajar SD Negeri Padasari 01 menggunakan tiga ruang MDA Al Khoeriyah yang terletak di seberang Masjid Al Barkah.



