Bupati Tegal Sidak Pasar dan Mall, Pastikan Harga Bahan Pokok Relatif Stabil

Kamis, 26 Februari 2026 | 21.40 WIB
Bupati Tegal sidak pasar
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bersama Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo melakukan sidak ke Pasar Trayeman memantau stok dan harga bahan pokok , Kamis, 26 Februari 202.(Foto Dok Prokompim Pemkab Tegal)

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bersama Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo melakukan sidak ke Pasar Trayeman memantau stok dan harga bahan pokok

SLAWi, puskapik.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bersama Kapolres Tegal, Satgas Pangan Polres Tegal dan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke Pasar Trayeman dan Yogya Mall Slawi.

Sidak yang dilakukan Kamis, 26 Februari 2026 guna memastikan stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan pokok penting di tengah bulan Ramadhan.

Berdasarkan pantauan, sejumlah komoditas utama, seperti telur, beras, gula pasir, dan minyak goreng, terpantau stabil tanpa kenaikan yang signifikan.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa di Pemalang Hari Ini Kamis 26 Februari 2026

"Kami memastikan harga dan stok bahan pokok tetap terkendali, distribusi berjalan lancar, serta daya beli masyarakat tetap terjaga. Ini adalah tugas kami untuk memastikan situasi tetap kondusif selama bulan Ramadhan," Bupati Ischak.

Ia menambahkan bahwa terdapat perbedaan harga antara pasar tradisional dan pasar modern.

Di pasar tradisional, minyak goreng curah dan Minyakita masih tersedia dengan harga telur yang relatif lebih terjangkau dibandingkan di pasar modern.

Operasi Pasar

Sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok penring, Pemerintah Kabupaten Tegal bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Bulog turut melaksanakan operasi pasar di sejumlah titik strategis.

Dengan stok yang terjamin dan operasi pasar yang berjalan, Bupati Ischak mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

"Lebaran masih sekitar 20 hari lagi. Kami mengajak masyarakat untuk berbelanja secukupnya dan tidak perlu panik, sehingga stabilitas harga tetap terjaga," imbau Ischak.

Baca Juga: Geger, Roti Berjamur Jadi Menu MBG Ramadan di Brebes

Senada dengan Bupati, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo menyatakan bahwa pihaknya bersama Forkopimda dan Bulog terus melakukan pengawasan terhadap harga bahan pokok.

Hingga saat ini, harga masih berada dalam batas wajar dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), tanpa kenaikan yang signifikan.

"Personel Satgas Pangan bergerak secara aktif untuk memantau pasar tradisional maupun modern di seluruh wilayah Kabupaten Tegal. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak menimbun barang karena stok masih aman dan harga tetap stabil," jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Tegal Imam Rudy Kurnianto menambahkan bahwa pemantauan difokuskan pada bahan pokok strategis dan komoditas yang harganya fluktuatif, seperti cabai dan beras.

Operasi pasar bersifat insidental, yakni dilaksanakan ketika harga mengalami kenaikan dan dihentikan saat harga kembali normal sesuai mekanisme pasar.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga menjelang Hari Raya Idulfitri dan dilaksanakan secara bergilir di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Salah satu pedagang daging di Pasar Trayeman, Amrin mengungkapkan bahwa harga daging sapi saat ini berada di kisaran Rp140.000,00 per kilogram, naik dari harga sebelumnya Rp135.000,00 per kilogram.

Kenaikan sebesar Rp5.000,00 per kilogram tersebut terjadi dalam satu hingga dua minggu terakhir, dipicu oleh keterbatasan pasokan sapi dari peternak. Pasokan sapi sebagian besar bersumber dari Jawa Timur, selain dari peternak lokal dan jalur impor.

Meski demikian, stok daging dipastikan masih tersedia dan aktivitas jual beli tetap berjalan meskipun jumlah pembeli sedikit menurun.

"Saya selalu menjaga kualitas daging agar tetap segar dengan tidak menimbun stok secara berlebihan. Penurunan pembeli kemungkinan karena sebagian beralih berbelanja ke pasar modern," ungkap Amrin.***

Artikel Terkait