Bupati Tegal Tekan Penyalahgunaan Obat Ilegal, Ajak Ranting NU Lindungi Generasi Muda

Bupati Tegal Ischak Maulana Rochman hadiri halal bihalal dan pelantikan Ranting NU Kabunan, ajak lindungi generasi muda dari penyalahgunaan obat yg ilegal
SLAWI, puskapik.com – Bupati Tegal, Ischak Maulana Rochman menaruh perhatian serius terhadap fenomena penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang mulai merambah dunia pendidikan.
Dalam kunjungannya ke Desa Kabunan, ia mengajak seluruh pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) untuk bersinergi melindungi generasi muda dari bahaya obat keras, terutama jenis tramadol.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Halal bihalal, pengajian umum, serta pelantikan Pengurus Ranting NU dan badan otonom (banom) NU Desa Kabunan di Masjid Baiturrahman, Sabtu, 25 April 2026.
Baca Juga: PMII Komisariat Ibnu Sina STKIP NU Tasyakuran Milad ke-6, Jaga Ritme Pergerakan Mahasiswa
Dalam kesempatan itu, Ischak menyoroti penyalahgunaan obat tramadol yang diperjualbelikan secara tidak semestinya dan telah menyasar kalangan pelajar SMP hingga SMA.
Ia menegaskan, penggunaan obat tersebut harus sesuai dengan resep dan takaran medis.
Menurutnya, tramadol sejatinya merupakan obat anti nyeri. Namun, jika disalahgunakan, obat ini dapat menimbulkan efek berbahaya, termasuk gangguan saraf dan perubahan perilaku.
Baca Juga: Perkuat Ekonomi Brebes, Bupati Tekankan Kolaborasi Pemda dan Dunia Usaha
Ia meminta para orang tua untuk lebih memperhatikan kondisi emosional anak-anak, mengingat salah satu faktor yang mendorong remaja terjerumus adalah adanya permasalahan dalam keluarga.
“Ini adalah peran kita bersama, bukan hanya pemerintah, bukan hanya orang tua. Anak-anak harus kita dampingi agar tidak mencari pelarian yang salah,” katanya.
Selain itu, Ischak juga mengajak pengurus ranting NU yang baru dilantik untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam pembangunan desa.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus ranting NU Desa Kabunan yang telah dilantik. Semoga dapat membawa NU semakin melesat dan memberi manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam pelaksanaan program pemerintah masih terdapat kekurangan.
Ischak menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tegal siap mendukung setiap langkah positif organisasi kemasyarakatan, termasuk NU, selama tetap solid dan mampu bekerja sama dengan pemerintah desa maupun pemerintah daerah.
Menurutnya, kemajuan desa hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Untuk memajukan desa, kita harus bersama-sama berkolaborasi dan mengajak semua pihak berperan aktif demi kepentingan bersama,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga berharap pembangunan Masjid Baiturrahman dapat segera diselesaikan agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan ibadah dan syiar keagamaan.
Sementara itu, Kepala Desa Kabunan, Istiqomah Nur Rachamati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah usulan pembangunan fisik yang diajukan dalam Musrenbang tahun 2026 belum dapat direalisasikan secara keseluruhan akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Meski demikian, ia berharap badan otonom NU yang baru dilantik dapat bersinergi dengan pemerintah desa dalam membangun Kabunan demi kepentingan masyarakat luas.
“Saya berharap banom-banom NU yang dilantik hari ini dapat bersama pemerintah desa membangun desa untuk kepentingan bersama,” ujarnya. **