Dibangun, 456 Unit Huntara di Padasari Tegal, Sejumlah Alat Berat Dikerahkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 19.36 WIB
Huntara Padasari Tegal
Alat berat memadatkan lahan lokasi hunian sementara warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal yang terdampak bencana tanah bergerak pada Senin ( 23/2/2026). (foto: Sari/puskapik.com)

Lokasi seluas 4,7 hektare itu ditetapkan menjadi lokasi hunian sementara ( huntara) bagi warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal yang terdampak bencana tanah bergerak.

SLAWI, puskapik.com - Sejumlah alat berat dikerahkan untuk meratakan tanah di lahan bengkok Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Senin (23/2/2026).

Lokasi seluas 4,7 hektare itu ditetapkan menjadi lokasi hunian sementara ( huntara) bagi warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal terdampak bencana tanah bergerak.

Lahan berbukit itu terletak tak jauh dari Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara.

Baca Juga: “Wes Suwe Ora Ketemu”, Parikan Lansia Meriahkan Kunjungan Gubernur Luthfi di Susukan

Proses pematangan lahan ini sudah beberapa hari di lahan Bengkok Desa Capar.

Di lahan tersebut kini sudah terbangun jalan beton untuk mobilitas pekerja dan alat berat .

Sesuai rencana pemerintah pada tahap pertama akan dibangun 456 unit huntara.

“Pada tahap pertama akan dibangun 456 unit Huntara. Sisanya, sebanyak 444 unit, masih disiapkan opsinya sambil menunggu hasil kajian tanah dari tim geologi UGM,” terang Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman pada saat mendampingi kunjungan kerja Kepala BNPB RI Suharyanto di Posko Pengungsian Desa Padasari, Kamis (19/2/2026).

Pembangunan huntara diupayakan secepatnya. Pemerintah menargetkan pembangunan selesai dalam waktu tiga minggu atau sebelum lebaran.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal M Afifudin menuturkan, pekerjaan pematangan lahan dilakukan oleh Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan sudah berlangsung sepekan.

Baca Juga: Dari Lantai Tanah ke Harapan Baru, Gubernur Ahmad Luthfi Berikan Rumah Layak untuk Buruh Tani di Susukan

Selain menyiapkan pembangunan huntara , pemerintah juga menyiapkan sumber air yang mendukung kehidupan warga.

Nuryadi, fungsional tenaga sanitasi lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal menuturkan, pihaknya tengah mencari sumber air.

Pencarian sumber air dilakukan Jumat (20/2/2026) lalu di Cacaban bersama Dinas PU.

Saat ini masih dilakukan uji laboratorium, kajian potensi debit, serta kemudahan akses.

Selain itu bersama Perhutani, pada Senin ( 23/2/2026) ia juga melakukan pencarian sumber air di hutan Padasari.

Pada hari yang sama, sejumlah personel TNI dari Tepbek IV-44-01-A Bèkangdam IV/ Diponegoro Kabupaten Tegal tampak mendirikan dua tenda di halaman Ponpes Al Adalah 2 yang berada di Desa Capar.

Salah seorang personel mengatakan, tenda tersebut akan dipergunakan untuk tempat istirahat pekerja yang terlibat dalam pembangunan huntara.***

Artikel Terkait