Pemkab Tegal Jajaki Kerja Sama 1.000 Titik Internet Gratis di Wilayah Blank Spot

Kamis, 17 September 2026 | 09.21
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menerima audiensi PT Solusi Sinergi Digital (SURGE), yang akan menyediakan 1.000 titik internet gratis di Ruang Rapat Bupati Tegal, Rabu, 16 September 2026.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menerima audiensi PT Solusi Sinergi Digital (SURGE), yang akan menyediakan 1.000 titik internet gratis di Ruang Rapat Bupati Tegal, Rabu, 16 September 2026.

Pemkab Tegal menjajaki kerja sama dengan PT SURGE untuk menyediakan 1.000 titik internet gratis, terutama di wilayah blank spot, sekolah, pesantren, ruang publik, dan destinasi wisata.

SLAWI, puskapik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal tengah menjajaki kerja sama program Corporate Social Responsibility (CSR) bersama PT Solusi Sinergi Digital (SURGE) untuk menyediakan 1.000 titik internet gratis.

Program ini diprioritaskan bagi wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses jaringan atau blank spot.

Rencana kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi yang dihadiri oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Sekretaris Daerah Amir Makhmud, jajaran direksi PT SURGE, serta kepala perangkat daerah terkait di Ruang Rapat Bupati Tegal, Rabu,16 September 2026.

Baca Juga: Warga Jateng Antusias Saksikan Perlombaan MTQ Nasional XXXI

Program yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tegal sebagai langkah strategis memperluas akses informasi sekaligus mendongkrak budaya membaca dan literasi digital masyarakat.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan, penentuan lokasi harus dilakukan secara cermat dan tepat sasaran jika program ini direalisasikan.

"Harapan kami, 1.000 titik ini bisa mengaver area-area blank spot yang masih terkendala jaringan internet. Jadi titiknya benar-benar diberikan kepada yang membutuhkan," ujar Ischak.

Baca Juga: Inilah Visi Misi Ketua Kadin Kabupaten Tegal Terpilih, Hutri Agus Mahardiko

Nantinya fasilitas internet gratis ini, tidak hanya terbatas untuk lingkungan sekolah, tetapi juga menyasar masyarakat umum, pondok pesantren, ruang publik, hingga destinasi wisata yang minim sinyal.

Direktur Utama PT Solusi Sinergi Digital Andrew, menyatakan kesiapannya untuk segera melakukan koordinasi teknis bersama Diskominfo serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan agar proses instalasi berjalan cepat.

"Kami akan berkoordinasi untuk roll out dengan cepat. Targetnya, seribu titik ini bisa selesai seluruhnya pada tahun ini," ungkap Andrew.

Dari sisi teknis, Andrew memaparkan bahwa kecepatan internet akan disesuaikan dengan infrastruktur di lokasi. Layanan Internet Rakyat (IRA) mampu menghasilkan kecepatan hingga 100 Mbps, sedangkan jaringan fiber optic bisa mencapai 500 Mbps. Untuk wilayah yang sulit terjangkau kabel, pihak perusahaan akan mengoptimalkan teknologi radio demi mempercepat pembangunan jaringan tanpa perlu memasang banyak tiang.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tegal Teguh Mulyadi menjelaskan akses internet yang merata sangat penting bagi ekosistem pendidikan modern, mengingat bahan bacaan saat ini mayoritas berbasis digital.

Program ini diharapkan mampu menciptakan zona literasi digital hingga ke pelosok desa dan terintegrasi langsung dengan layanan perpustakaan digital daerah.

Sekda Amir Makhmud berharap tahap koordinasi lintas sektor mengenai perizinan dan penentuan lokasi prioritas bisa segera rampung, sehingga program kolaborasi ini dapat langsung berjalan pada tahun 2026.

Halaman 1 dari 2