Ribuan Pelari Meriahkan MC Run, Sekda dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal Jajal Rute 5K

MC Run 2026 di Slawi diikuti 2.200 pelari dari berbagai daerah. Sekda dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal turut menjajal kategori 5K dalam event tersebut.
SLAWI, puskapik.com – Ribuan pelari dari berbagai daerah turut dalam event lari “MC Run 2026” di Kota Slawi, Minggu, 30 Agustus 2026.
Event ini menyediakan tiga kategori jarak, mulai 3 kilometer, 5 kilometer, dan 10 kilometer, yang diikuti peserta mulai dari anak-anak, pemula hingga pelari berpengalaman.
Start dimulai pukul 05.45 WIB dari Jalan Gajah Mada Slawi dan berakhir di Jalan Gajah Mada.
Baca Juga: Nara dan Arfa Masih Tidur Saat Gedung Hogwan Bumiayu Runtuh
Peserta dilepas Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal KRT Sugono Adinagoro, dan unsur Forkopimda Kabupaten Tegal.
Amir yang juga turut lari 5K menyambut baik kegiatan lari yang digelar oleh salah satu swalayan besar di Kota Slawi.
“Kegiatan ini menyehatkan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tegal sangat mengapresiasi dan harapannya terus diselenggarakan tiap tahun,” tutur Amir Makhmud dengan semangat.
Baca Juga: Gedung Hogwan Bumiayu Ambruk, Tim Gabungan Cari Kemungkinan Korban Lain
Event lari yang diikuti 2.200 peserta dari Kabupaten Tegal hingga luar daerah, seperti Brebes, Pemalang, Batang, Cirebon, Majalengka, dan Kuningan, ini juga berdampak positif pada geliat ekonomi masyarakat.
Amir Makhmud berharap, selain Mutiara Cahaya (MC), pihak swasta lainnya bisa mengadakan event serupa maupun kegiatan positif lainnya yang menjunjung sportivitas dan menyehatkan masyarakat.
Amir yang aktif olahraga lari mengaku senang dapat menyelesaikan lintasan hingga garis finish meski tidak mengejar posisi juara.
“Alhamdulillah, walaupun juara tengah, tadi ikut yang 5K dan alhamdulillah bisa finish. Bagi saya sesuatu yang exciting,” katanya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal KRT Sugono Adinagoro. Semakin banyak masyarakat yang mengikuti kegiatan olahraga dan aktivitas fisik, maka masyarakat Kabupaten Tegal diharapkan semakin sehat.
“Harapannya acara seperti ini terus dilakukan. Ini acara positif, mudah-mudahan ke depannya semakin sering dan banyak kegiatan seperti ini, sehingga akan menjadikan Kabupaten Tegal yang sehat, Tegal Luwih Apik,” ujarnya.
Ketua Tegal City Run (TCR), Rangga Radipriya, selaku EO kegiatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tegal, termasuk kepada Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) dan KONI Kabupaten Tegal yang menurunkan juri-juri pada event tersebut.
Menurut Rangga, pengamanan dan pengaturan lalu lintas menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran kegiatan. Dukungan dari kepolisian, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal membuat arus lalu lintas di sepanjang rute dapat berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah telah berlangsung dengan lancar dan aman. Dibantu dari pihak kepolisian, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan berbagai pihak lainnya,” jelasnya.
Untuk rute, kata Rangga, peserta kategori 3K menempuh lintasan yang relatif sederhana dari Jalan Gajah Mada ke arah Jalan Juanda dan putar balik.
Sementara peserta 5K dan 10K mendapatkan rute yang lebih panjang dengan beberapa bagian lintasan yang memutar di wilayah Slawi dan sekitarnya.
Di sisi lain, Tegal City Run saat ini telah memiliki basis pengikut yang cukup besar. Berdasarkan akun media sosialnya, komunitas tersebut memiliki sekitar 12 ribu pengikut, meski jumlah anggota yang aktif mengikuti kegiatan lari secara rutin berada di kisaran 100 orang.
“TCR sendiri berkembang dari sebuah komunitas lari menjadi penyelenggara berbagai kegiatan olahraga. Setelah MC Run 2026 di Slawi, kami juga telah menyiapkan agenda lanjutan yang akan digelar di Purwokerto,” ungkapnya. **