Tim Sepak Takraw Kabupaten Tegal Targetkan Medali Perunggu di Porprov XVII

Senin, 19 Oktober 2026 | 16.49 WIB
Tim Sepak Takraw Kabupaten Tegal siap bertanding di Porprov XVII setelah dilepas dari GOR Tri Sanja Slawi.
Tim Sepak Takraw Kabupaten Tegal siap bertanding di Porprov XVII setelah dilepas dari GOR Tri Sanja Slawi.

Tim sepak takraw putri Kabupaten Tegal dilepas untuk berlaga di Porprov XVII di Demak. Berbekal latihan tiga bulan, mereka menargetkan medali perunggu.

SLAWI, puskapik.com- Tim Sepak Takraw Kabupaten Tegal yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII resmi dilepas oleh Ketua KONI Kabupaten Tegal beserta jajaran pengurus di GOR Tri Sanja Slawi, Senin, 19 Oktober 2026.

Tim putri ini berkekuatan empat pemain, yaitu Laeli Khumayatunisa (26), guru olahraga SMK Bina Nusa Slawi, Novita (23), guru SD Lemahduwur 2, Nur Fatma Amalia Putri (22), dan Silver Melati Abadi (22).

Mereka didampingi oleh pelatih Dedy Fera Suprabowo dan Ketua Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTI) Kabupaten Tegal, Abadi Pitoyo.

Baca Juga: Tak Hanya Melancarkan ASI, Daun Kelor Punya Manfaat untuk Kesehatan Kulit dan Jerawat

Ketua PSTI Kabupaten Tegal, Abadi Pitoyo, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan membawa pulang medali dalam ajang Porprov XVII ini.

Optimisme tersebut berkaca dari hasil Pra-Porprov sebelumnya, di mana Kabupaten Tegal berhasil meraih juara ketiga se-Jawa Tengah.

"Harapan utama kami bisa meraih medali perunggu. Namun, melihat hasil latihan (tryout) di beberapa daerah, mudah-mudahan bisa meningkat hingga meraih medali perak. Tim kami turun di dua nomor, yakni beregu putri dan double event. Di nomor double event, peluang mendapatkan medali cukup terbuka besar," ujar Abadi.

Baca Juga: Jelang Hari Santri 2026, Ahmad Luthfi Salurkan Beasiswa 424 Mahasantri dan 58 Santri Penggerak

Abadi menuturkan, tim dari Kabupaten Jepara masih menjadi lawan terberat yang harus diwaspadai dalam turnamen kali ini. Kendati demikian, para atlet yang diterjunkan sudah memiliki mental bertanding yang matang karena terbiasa berkompetisi sejak bangku sekolah, seperti di ajang Popda tingkat eks-Karesidenan Pekalongan maupun tingkat Jateng.

Sebelum bertolak ke tempat pertandingan di Kabupaten Demak, para atlet telah menjalani training center (TC) atau Pelatda rutin selama tiga bulan di SMK Bina Nusa yang digelar tiap sore sebanyak tiga hingga empat kali seminggu. Selain itu, latihan rutin juga dilaksanakan di SMP 5 Adiwerna.

Salah satu atlet andalan, Laeli Khumayatunisa, menuturkan bahwa dengan persiapan matang yang telah dilalui, ia sangat berharap bisa memberikan kontribusi medali bagi daerahnya.

"Kalau target pribadi dan tim, tentu kami ingin meraih medali. Apalagi ini menjadi kesempatan terakhir saya bertanding di ajang Porprov karena faktor usia. Setidaknya kami ingin bisa menembus babak final," tutur Laeli.

Ia menambahkan, sesi technical meeting dilaksanakan pada Senin, 19 Oktober 2026, sementara rangkaian pertandingan akan bergulir mulai Selasa, 20 Oktober 2026 hingga Sabtu, 24 Oktober 2026.

Harapan senada diungkapkan oleh sang pelatih, Dedy Fera Suprabowo. Ia berharap anak-anak asuhannya dapat memaksimalkan performa di lapangan dengan semangat dan motivasi tinggi untuk meraih hasil terbaik.

Berbekal pengalaman Porprov XVI lalu, di mana tim Kabupaten Tegal berhasil masuk posisi delapan besar, target medali tahun ini dinilai sangat realistis untuk dicapai.

Artikel Terkait