19 SMP Negeri di Kota Tegal Siap Hidupkan Kesenian Balo-balo

Disdikbud Kota Tegal membagikan perangkat alat musik tradisional balo-balo ke 19 SMP negeri untuk mengenalkan budaya lokal sekaligus mendorong kreativitas pelajar.
TEGAL, puskapik.com - Suara alat musik tradisional balo-balo kembali coba dihidupkan di ruang-ruang kelas SMP di Kota Tegal.
Melalui program Kreasi Balo-Balo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, mulai memperkenalkan kembali kesenian khas daerah itu kepada pelajar.
Program ini merupakan bagian dari Rencana Aksi Perubahan Kinerja Organisasi yang digagas Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Tegal, sebagai upaya menjaga eksistensi budaya lokal di tengah derasnya budaya populer.
Baca Juga: Bukan Sekadar Mabar, Mobile Legends Jadi Senjata Polres Kendal Rangkul Anak Muda
Kepala Disdikbud Kota Tegal, Dewi Umaroh mengatakan, langkah ini diharap mampu menjembatani kesenian tradisional agar tetap dekat dengan generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z.
"Ini bukan sekadar pelajaran tambahan, tapi cara agar anak-anak mengenal dan merasa memiliki budaya daerahnya sendiri," ujar Dewi.
Sebanyak 19 SMP negeri di Kota Tegal telah menerima perangkat alat musik balo-balo.
Baca Juga: Tim MAN Kota Tegal Juara 1 E-Sport, Boyong Piala Kapolres Tegal Kota
Sekolah-sekolah tersebut kini mulai menyiapkan kegiatan ekstrakurikuler, sekaligus menghadapi agenda Pekan Seni Pelajar yang akan digelar November mendatang.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Tegal, Hermawan Fajar Arisandi mengatakan, pengenalan balo-balo di sekolah diharapkan menjadi ruang ekspresi baru bagi siswa.
Menurut Fajar, melalui kegiatan ini siswa tidak hanya belajar musik, tetapi juga belajar tentang identitas budaya lokal yang perlu dijaga.
"Anak-anak perlu ruang untuk berkreasi sekaligus mengenal warisan daerahnya. Dari situ tumbuh kebanggaan," kata Fajar.
Fajar menambahkan, peran guru menjadi kunci dalam menguatkan ekstrakurikuler ini agar tidak sekadar seremonial, tetapi benar-benar menjadi kegiatan berkelanjutan di sekolah.



